0 menit baca 0 %

Jelang Armina, JCH Kampar Kloter 10 Lakukan Pemantapan Manasik Haji di Mekkah

Ringkasan: Kampar (Inmas) - Dalam rangka persiapan ketika berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), Jema’ah Calon Haji Kabupaten Kampar yang tergabung dalam kloter 10 embarkasi Batam, melaksanakan pemantapan manasik haji di kota Mekkah Al-Mukarromah.

Kampar (Inmas) - Dalam rangka persiapan ketika berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), Jema’ah Calon Haji Kabupaten Kampar yang tergabung dalam kloter 10 embarkasi Batam, melaksanakan pemantapan manasik haji di kota Mekkah Al-Mukarromah.


Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Fairus didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI hari senin (05/09) diruang kerjanya. Informasi ini didapat melalui laporan langsung via telepon Ketua Kloter 10 Jalal Sayuti SAg didampingi Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Kabupaten Kampar H Dalil langsung dari Kota Mekkah Al-Mukarramah.


Dikatakannya selain melakukan pemantapan manasik haji, JCH Kampar juga melakukan rapat Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) yang bertujuan mengatur strategi untuk jema’ah yang Resti dan Uzur dalam keberangkatan menuju Armina nanti serta menunjuk petugas wukuf.

Lebih lanjut Fairus mengatakan, dalam rangka pembinaan rohani dan ibadah, selain melaksanakan ibadah wajib (sholat 5 waktu), JCH Kampar juga mengadakan sholat dhuha dan do’a bersama setiap pagi serta juga mengadakan sholat tahajud, diiringi dengan muhasabah, yang dipandu langsung oleh petugas kloter.
Jelang puncak haji pada musim haji tahun ini, Fairus berpesan kepada seluruh JCH Kampar untuk terus menjaga stamina agar tetap fit dan bugar. Mengingat, selama 5-6 hari akan berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).

"Ini tentunya sudah dapat dipastikan bahwa, stamina jemaah nanti akan terkuras. Salah satu faktor yang akan menguras stamina jemaah ini adalah kemacetan lalu lintas dalam perjalanan dari Arafah ke Muzdalifah lalu ke Mina. Hal ini tidak bisa kita hindari, apalagi padatnya jemaah dari seluruh penjuru dunia,"tegasnya.
Oleh karena itu, ketika berpesan kepada seluruh jemaah mulai diberangkatkan dari pemondokan ke Arafah, persiapkanlah semuanya dengan sebaik-baiknya."Bawalah makanan yang mengenyangkan, seperti roti dan kurma. Hal ini harus dilakukan, agar seluruh rangkaian ibadah haji kita pada tahun ini, bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,"pungkas Fairus. (Ags)