0 menit baca 0 %

Jelang Armina, Jamaah Riau Lakukan Persiapan Lahir dan Bathin

Ringkasan: Makkah (Inmas)- Menghadapi puncak haji yang tinggal beberapa hari lagi, yaitu 31 Agustus - 4 September atau 9 Dzulhijjah - 13 Dzuljhijjah 1438, berbagai persiapan dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Diantaranya koordinasi, manasik, dan mengurangi ibadah sunnah...

Makkah (Inmas)- Menghadapi puncak haji yang tinggal beberapa hari lagi, yaitu 31 Agustus - 4 September atau 9 Dzulhijjah - 13 Dzuljhijjah 1438, berbagai persiapan dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Diantaranya koordinasi, manasik, dan mengurangi ibadah sunnah yang dapat menguras tenaga jamaah haji.

Berdasarkan Rakor Persiapan Menghadapi Puncak Haji yang dipimpin langsung oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali di Kantor Urusan Haji (KUH),  Jeddah, Jumat (18/8/2017), mengatakan beberapa hal yang menjadi fokus bahasan rapat, termasuk di antaranya penghentian sementara layanan ketering dan bus salawat di Makkah jelang puncak haji, serta persiapan menghadapi Armina, termasuk antisipasi agar kejadian masa lalu tidak terulang lagi.

Sementara itu berdasarkan laporan Kondisi jamaah Riau di Makkah yang disampaikan ketua keloter, dalam keadaan baik dan hanya beberapa jamaah yang harus menjalani perawatan karena sakit. Seperti yang disampaikan petugas Kloter 2 BTH, Suhardi, Kloter 02 BTH jumlah 450. 1 orang dirawat di King Faisal Hospital atas nama Supangat, umur 77 Tahun. Dan 2 orang dirawat di KKHI atas nama Yuswirman dan M Syahril Nahampun

Laporan Kloter 3 BTH yang disampaikam Qawiyun Awal, Sabtu (19/8/2017) sedang berlangsung acara visitasi kesehatan dari TPP/ TKHI dan visitasi pemantapan ke Armina dihadiri sluruh jamaah. Dalam laporan Kloter 5 BTH, Jefri Eriadi, jumlah Jama'ah  443 dan 5 petugas dalam keadaan sehat. Jama'ah yang tertunda  dua orang saat ini masih di kloter 9 BTH,  belum bisa dijemput karena proses administrasi nya masih di tangani Daker.

Laporan dari Kloter BTH  08, oleh Guspiandi, jumlah jama'ah  442 dan 5 petugas dalam keadaan sehat. Jama'ah yang meninggal 2 orang : 1 orang ditanah air sebelum berangkat an. Siti Aisyah asal Inhil, 1 orang lagi meninggal di Madinah an. Ilyas bin M. Jasa asal Inhil juga.  Dan 1 orang jamaah tanazul an. Sumarni dari inhil, saat ini masih di kloter 11 BTH.

"Belum bisa dijemput karena proses administrasi nya harus melalui ketua kloter 11 BTH, baru  nanti diteruskan ke sektor dan daker , jika sudah di jemput maka jumlah JCH kloter BTH  08 menjadi 443+5 petugas jadi  448," jelasnya.

Info Dari TPHI kloter 08 BTH, Zulkarnaen, asal jemaah bengkalis dan tembilahan  jumlah jemaah berangkat 443 dan petugas 5 orang, jlh keseluruhan 448, jumlah sekarang 447, sebab selisih meninggal 1 orang dari tembilahan di sebabakan odem paru dan ada riwayat jantung, aktifitas jamaah hari ini, Ke masjidil haram untuk ibadah, sebahagian melakukan pembayaran dam, kondisi jemaah, secara umum sehat. Namun ada beberapa yg melakukan pemeriksaan kesehatan dan berobat di sebabkan batuk, pilek, demam. (mus/nik)