0 menit baca 0 %

JCH Rohul Ziarah ke Masjid Quba, Qiblatain dan Jabal Uhud

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa setelah JCH Rohul melaksanakan ziarah di tempat-tempat bersejarah di Kota Madinah seperti ziarah di maqam Nabi Muhammad SAW, maqam Khulafaurrasyidin Abu Bakar Ash Shiddiq, dan maqam Amirul Mukminin Umar bin Khatt...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa setelah JCH Rohul melaksanakan ziarah di tempat-tempat bersejarah di Kota Madinah seperti ziarah di maqam Nabi Muhammad SAW, maqam Khulafaurrasyidin Abu Bakar Ash Shiddiq, dan maqam Amirul Mukminin Umar bin Khattab, dan pekuburan Baqi’. Kini para JCH Rohul melanjutkan ziarah ke tempat bersejarah lainnya di luar Kota Madinah. Petugas daerah JCH Rohul Abdul Haris S Sos MSi dan Elfalisman Sag dari Madinah melaporkan bahwa, saat ini para JCH Rohul telah pula melaksanakan ziarah di tempat bersejarah lainnya di luar Kota Madinah, Senin (8/10/2012). Tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi tersebut adalah Masjid Quba. Masjid ini adalah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW pasca hijrah dari Kota Makkah menuju Kota Madinah yang kala itu bernama Yatsrib. Selain itu adalah Masid Qiblatain yang artinya masjid dua qiblat. Masjid ini disebut masjid dua qiblat karena pada waktu sholat dulu Nabi beserta Sahabat di Masjid ini, datang perintah (wahyu) untuk menghadap Ka’bah, padahal sholat sebelumnya menghadap ke Baitul Maqdis. Jadi dalam satu sholat menghadap dua qiblat. Yang juga telah dikunjungi adalah Bukit Uhud. Bukit Uhud adalah tempat peperangan Nabi yang sangat terkenal melawan kaum kuffar quraisy, dimana Hamzah paman Nabi beserta sahabat Nabi yang lain syahid dan dikubur di bukit ini. Abdul haris dan Elfalisman juga melaporkan bahwa selain mereka mengunjungi tempat-tempat bersejarah tersebut, para JCH disempatkan melihat perkebunan kurma nan luas. Perkebunan ini sangat terkenal karena kualitasnya yang sangat bagus. Kurma dari kebun ini dikenal dengan sebutan Kurma Nabi. Rasanya sangat manis karena memang tanahnya sangat subur. Selain itu, para JCH juga dibawa ke pasar Kurma, jaraknya sekitar 500 M dari Masjid Nabawi. Di pasar ini diperjual belikan kurma Nabi (ajwa’) kurma kualitas tertinggi, di bawahnya ada kurma Ambar dan kurma raththab. (Ash).