ROKAN HULU (KEMENAG) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H Elfalisman, mengatakan bahwa 237 Jamaah Calon Haji (JCH) Rohul, didominasi umur antara 41 s/d 70 tahun.
Yang berumur antara 41 s/d 70 tahun sebanyak 173 orang, yang berumur antara 18 s/d 40 tahun sebanyak 61 orang dan yang berumur diatas 70 tahun sebanyak 3 orang. 237 JCH tersebut terdiri dari pria sebanyak 107 orang dan perempuan sebanyak 130 orang. JCH Rohul tergabung dalam kloter VII Embarkasi Batam, bersama dengan JCH kota Dumai sebanyak 204 orang.
Hal ini menunjukkan bahwa JCH Rohul pada umumnya telah berusia lanjut dan hanya sebahagian kecil yang berusia di bawah 40 tahun dan terdapat 3 orang yang termasuk dalam kategori tua renta. Berdasarkan data umur ini, maka tugas ketua kloter dan pembimbing ibadah semakin berat.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan, kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, yang terbiasa meliput kegiatan Kemenag Rohul, Rabu (10/8/2016), bertempat di katornya, Jalan Ikhlas Kompleks perkantoran pemerintah, kota Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, untuk mengantisipasi masalah ini, maka pihak Kemenag RI telah menunjuk 5 orang petugas kloter, yaksi seorang Tim Penyelenggara Haji Indonesia (TPHI) yang bertindak selaku Ketua Kloter. Ditambah seorang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), serta 3 orang tenaga medis, yang terdiri dari seorang dokter dan dua orang para medis.
Selain itu, pada setiap 11 orang JCH, maka diangkat seorang ketua regu di antara mereka. Kemudian setiap 4 regu atau 44 orang, maka diangkat seorang Ketua Rombongan. Dengan demikian, untuk JCH Rohul terdapat 20 orang Ketua Regu dan 5 orang Ketua Rombongan.
Kesemua petugas ini diharapkan dapat membantu, menolong, dan membimbing para JCH untuk dapat menunaikan ibadah haji sesuai dengan ketentuan hukum Islam, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing’
Para JCH Rohul ini, akan berangkat dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, menuju Bandara Hang Nadium Batam, pada tanggal 14 Agustus 2016, dengan pesawat Wings Air. Dan dari bandara Hang Nadim Batam menuju bandara AMAA Madinah pada tanggal 15 Agustus 2016, dengan menggunakan pesawat Saudi Arabian Air Lines. *Ash*