Batam (Inmas)- Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 8 BTH di Asrama Haji Batam, Minggu (8/7). Dalam sambutannya Muhammad Wardan berharap JCH Kloter yang berasal dari Bengkalis dan Inhil (Riau) menempuh perjalanan dengan selamat, lancar dan tidak menemui kendala yang berarti.
“Semoga selalu sehat sehingga dapat menempuh rangkaian ibadah secara sempurna dan pulang ke Tanah Air”, kata Muhammad Wardan.
Lebih lanjut dia mengatakan jamaah haji adalah tamu Allah SWT sekaligus duta negara Republik Indonesia yang melekat sikap dan tingkah laku sebagai orang timur yang penuh sopan santun karena akan bertemu dengan umat Islam dunia.
“Suhu udara di Madinah cukup ekstrem, bisa mencapai 43 °C yang cukup panas jika dibandingkan dengan suhu udara di Tembilahan yang sekitar 33 °C. Oleh karena itu jaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi banyak air putih terutama air zam zam yang sangat baik untuk kesehatan”, tambah Muhammad Wardan.
“Jangan terlalu banyak minum air es, minum air biasa saja. Konsumsi buah yang baik untuk kesehatan, misalnya pisang, apel dan pepaya, sementara hindari anggur yang bisa mengganggu tenggorokan”, ujarnya.
“Fokus dalam ibadah karena akan banyak godaan yang bikin lengah dalam ibadah. Kita doakan JCH yang wafat di daerah semoga ditempatkan disisi Allah SWT. Selamat jalan dan selamat kembali pulang”, ucapnya.
Perlu diketahui hingga saat ini PPIH Embarkasi Batam telah menerbangkan 3.581 JCH ke Arab Saudi. Sementara itu Kloter 8 BTH merupakan jamaah yang berasal dari Provinsi Riau sebanyak 448 jamaah dengan rincian JCH asal Indragiri Hilir 236 jamaah dan Kabupaten Bengkalis 207 jamaah ditambah petugas Kloter 5 orang.
Pada Kloter 8 BTH terdapat satu orang JCH yang batal berangkat dari daerah yaitu atas nama Siti Asiyah Binti Sulaiman asal Kabupaten Indragiri Hilir karena wafat di daerah. Dam terdapat satu orang JCH tertunda keberangkatannya atas nama Sumarni Binti Gala Tone asal Indragiri Hilir karena sakit.
Selama berada di Mekkah, JCH Kloter 8 BTH akan menempati wilayah Misfalah maktab 37 sektor 11 nomor rumah 1112 dengan JCH tertua adalah Djistar Muhammad Bin Muhammad usia 83 tahun dari Indragiri Hilir dan JCH termuda Rapikawati Binti Japar Jailani usia 20 tahun asal Kabupaten Indragiri Hilir. (htmn/mus)