0 menit baca 0 %

JCH Kampar Telah Ziarahi 4 Tempat di Kota Mekkah

Ringkasan: Kampar (Humas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kab. Kampar yang tergabung dalam kloter 9 embarkasi Batam, telah siap menziarahi 4 tempat di kota Mekkah Al-Mukkarromah. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirha...
Kampar (Humas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kab. Kampar yang tergabung dalam kloter 9 embarkasi Batam, telah siap menziarahi 4 tempat di kota Mekkah Al-Mukkarromah. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah SAg hari Kamis (24/09) di ruang kerjanya. Informasi tersebut didapat melalui laporan yang disampaikan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Kab. Kampar H Damirus SAg didampingi Ketua Kloter 9 H Maswir MA melalui via telepon seluler. Fairus mengatakan, Empat tempat yang telah diziarahi tersebut adalah Gua Hira, Jabal Tsur atau Gua Tsur, Jabal Rahmah dan kuburan Ma’la. Untuk diketahui, Gua Hira ini adalah sebuah gua kecil di Jabal Nur yang letaknya sekitar 5 km di sebelah utara Kota Makkah. Tinggi Jabal Nur kira-kira 200 meter dan dikelilingi gunung dan bukit batu serta jurang yang curam, di sekitarnya tidak ada tanaman dan dahulu tidak pernah dikunjungi orang. Di ketinggian Jabal Nur inilah Gua Hira berada. Gua Hira terletak di belakang dua batu besar yang sangat dalam dan sempit, tingginya setinggi manusia berdiri (sekitar 2 meter) dan luasnya cukup untuk tidur tiga orang berdampingan. Di ujung kanan ada celah/lubang yang dapat digunakan untuk memandang ke arah Ka’bah. Di Gua Hira inilah wahyu pertama (Q.S. AL-’alaq 1-5) turun kepada Rasulullah SAW, jelas Fairus. Jabal Tsur adalah gunung tertinggi yang terletak sekitar ± 5 km dari kota Makkah. Gunung ini menjadi sangat terkenal karena dipuncaknya terdapat gua yang sering disebut Gua Tsur. Di gua inilah Rasulullah SAW dan Sahabatnya Abu Bakar RA bersembunyi saat dikejar kaum kafir Quraisy, Peristiwa ini terjadi pada tahun 622 M sewaktu Rasulullah SAW akan hijrah ke Madinah. Waktu orang kafir Makkah sampai ke mulut gua, dengan mu’jizat Allah SWT mereka mendapatkan gua tersebut tertutup oleh sarang laba-laba dan ada burung merpati yang sedang bertelur sehingga orang kafir Quraisy membatalkan niatnya untuk masuk ke gua karena menurut mereka tidak mungkin ada yang baru masuk ke dalam gua dengan kondisi seperti itu padahal Rasulullah SAW dan Abu Bakar RA memang berada dalam gua tsur ini, terang Fairus. Jabal Rahmah adalah bukit batu di Padang Arafah yang terletak sekitar 25 km sebelah tenggara kota Makkah. Di puncak bukit tersebut terdapat tugu putih yang dibangun untuk mengenang peristiwa yang sangat penting bagi umat manusia yaitu pertemuan yang sangat mengharukan antara kedua nenek-moyang manusia, Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah turun dari surga dan dipisahkan Allah SWT selama 200 tahun, ungkap Fairus. Sedangkan Ma’la merupakan komplek pemakaman istimewa karena menjadi tempat peristirahatan terakhir istri Nabi Muhammad SAW, bernama Siti Khadijah dan letaknya yang menghadap kiblat ke arah Masjidilharam. Komplek pemakaman Ma’la terletak di sebelah timur Masjidilharam, berjarak sekitar setengah kilometer dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit. Sejak zaman dahulu Ma’la memang sudah menjadi tempat pemakaman nenek moyang Nabi Muhammad dari bani Hasyim. Di sinilah dimakamkan orang-orang yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW. Selain istri tercinta Rasulullah Siti Khadijah, dimakamkan juga putra beliau Qasim bin Muhammad, paman beliau Abu Thalib, kakek beliau Abdul Muthalib. Juga dimakamkan di Ma’la beberapa sahabat Nabi Muhammad SAW antara lain Abdullah bin Umar, Abdullah bin Zubair, Yasir bin Amr, Asma’ binti Abu Bakar, dan Abdullah bin Amr bin Ash. Mereka adalah termasuk para perawi yang namanya banyak tercantum dalam kitab-kitab hadits. Di samping itu banyak pula jamaah haji yang meninggal di Mekah dimakamkan di tempat ini.Dalam melaksanakan ziarah ini, seluruh JCH sangat bersemangat dan bersuka cita, pungkas Fairus. *** (Ags)