0 menit baca 0 %

JCH Kampar Telah Berada Di Madinah

Ringkasan: Kampar (Inmas) - Jema’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 9 dan 10 Embarkasi Batam, saat ini telah berada di kota Madinah Al Munawwarah, Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman...

Kampar (Inmas) - Jema’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 9 dan 10 Embarkasi Batam, saat ini telah berada di kota Madinah Al Munawwarah, Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari senin (22/08) diruang kerjanya. Informasi ini didapat melalui petugas kita yang berada di Madinah yakni Ketua Kloter 9 Faizin Muhir Rahman dan Ketua Kloter 10 Jalal Sayuti.


Fairus mengatakan,  saat ini JCH Kab. Kampar sedang melaksanakan  sholat Arba’in, yang mana Arbain ini adalah sebuah silsilah ibadah shalat  fardhu yang dilakukan sebanyak 40 kali tanpa terputus sekalipun. 
"Sebagaimana sabda Rasullah, shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya.”


Hadis inilah yang menjadi stimulan dan motivasi bagi setiap muslim khususnya Jema’ah haji Kab. Kampar yang berada di kota Madinah untuk memperbanyak ibadah di masjid Nabawi Wa bil, khusus ibadah shalat baik Fardhu maupun Sunnah. Maka tak jarang demi mempertahankan shalat berjamaah di Masjid Nabawi ini, terlihat banyak sekali jemaah haji yang rela beri'tikaf di masjid berlama-lama hanya demi menunggu datangnya waktu shalat berjamaah. Dari waktu shalat yang satu ke waktu yang lain mereka semua menanti dengan penuh harap, ungkap Fairus,

Sementara itu, Jema’ah Calon Haji Kab. Kampar juga berdo’a di Raudhah yang terletak didalam Masjid Nabawi.  Lokasi Raudhah ini ditandai oleh tiang-tiang yang memiliki ornament yang indah yang berbeda dengan tiang Masjid Nabawi lainnya, dan karpet lantainya berwarna hijau berbeda dengan lantai Masjid Nabawi lain yang pada umumnya berwarna merah. Di dalam Raudhah terdapat banyak tiang yang memiliki riwayat sejarah yang penting, ada tiang ‘Aisyah, tiang pengawal, tiang tempat tidur, tiang utusan dan sebagainya, papar Fairus.


Dan tiang yang paling utama yang sangat dianjurkan untuk beribadah di dekat tiang ini adalah Tiang ‘Aisyah karena Rasulullah pernah menunjukkan tempat yang paling baik untuk berdoa kepada Aisyah yang kemudian Aisyah selalu beribadah dan berdoa ditempat itu.  Di Tiang Aisyah itulah banyak diantara sahabat, Tabi’in,  Ulama  dan   Ahlul Khoir yang beribadah dan berdoa di bawah tiang ini. "Rasulullah SAW pernah bersabda, di antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) diantara taman-taman surga,” pungkas Fairus.  (Ags)