0 menit baca 0 %

JCH Kampar Kloter 09 Lakukan Pemantapan Manasik Haji di Mekkah

Ringkasan: Kampar (Inmas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 09 embarkasi Batam, melakukan pemantapan manasik haji di kota Mekkah Al-Mukarromah. Demikian disampaikan Ketua Kloter 9 Faizin Muhir Rahman kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman...

Kampar (Inmas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 09 embarkasi Batam, melakukan pemantapan manasik haji di kota Mekkah Al-Mukarromah. Demikian disampaikan Ketua Kloter 9 Faizin Muhir Rahman kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, pada hari minggu (04/09), langsung dari Kota Mekkah Al-mukarramah, melalui via telpon selulernya.


Faizin mengatakan, pemantapan manasik haji ini dilaksanakan dalam rangka persiapan ketika nanti berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Selain manasik haji, kita juga melakukan rapat Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) yang bertujuan mengatur strategi untuk jema’ah yang Resti dan Uzur dalam keberangkatan menuju Armina nanti serta menunjuk petugas wukuf. Ini kita lakukan, mengingat sebagaia besar JCH kita pada musim haji tahun ini banyak yang kena Resiko Tinggi (Resti) dan uzur atau lanjut usia (Lansia), yang mencapai 85 %.


Kemudian dalam rangka pembinaan rohani dan ibadah, selain melaksanakan ibadah wajib (sholat 5 waktu), JCH Kampar yang tergabung dalam kloter 9 ini, juga mengadakan sholat dhuha dan do’a bersama setiap pagi serta juga mengadakan sholat tahajud, diiringi dengan muhasabah, yang dipandu langsung oleh petugas kloter.


Kita berdo’a, mudah-mudahan dalam pelaksanaan Armina nanti, seluruh JCH bisa menjaga staminanya, sehingga bisa berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Mengingat Jelang puncak haji ini selama 5-6 hari akan berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Hal ini tentunya sudah dapat dipastikan bahwa, stamina jemaah nanti akan terkuras.


Salah satu faktor yang akan menguras stamina jemaah ini adalah kemacetan lalu lintas dalam perjalanan dari Arafah ke Muzdalifah lalu ke Mina. Hal ini tidak bisa kita hindari, apalagi padatnya jemaah dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, kita juga mengharapkan do’a dari seluruh masyarakat Kampar, agar pelaksanakan puncak haji ini bisa berjalan sukses, harap Faizin. (Ags)