Jatuh dari Bus, Jamaah Rohil Kloter 3 BTH Wafat Saat Akan ke Masjidil Haram
Ringkasan:
Makkah (Humas)- Satu orang lagi Calon Jamaah Haji (JCH) Provinsi Riau asal Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam kelompok penerbangan 3 Embarkasi Batam (BTH) meninggal dunia di Tanah Suci. JCH Riau A. Datuk Parmata Kayo Bin Rivai, tempat tanggal lahir Batu Sangkar 12 April 1962 yang beralamat di...
Makkah (Humas)- Satu orang lagi Calon Jamaah Haji (JCH) Provinsi Riau asal Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam kelompok penerbangan 3 Embarkasi Batam (BTH) meninggal dunia di Tanah Suci. JCH Riau A. Datuk Parmata Kayo Bin Rivai, tempat tanggal lahir Batu Sangkar 12 April 1962 yang beralamat di Dusun Sidorejo RT 44 RW 12 Kelurahan Banko Sempuna Kecamatan Bagan Sinembah Rohil meninggal, Rabu (3/11) saat menaiki bus yang akan mengantarkan jamaah ke Masjidil Haram.
Menurut Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, berdasarkan informasi yang didapatkan dari ketua kloter 3 BTH, Drs H Jalaluddin, melalui via selulernya, kronologis wafatnya Datuk pria yang berusia 48 tahun tersebut saat akan menaiki bus yang menuju ke Masjidil Haram. Kemungkinan, Datuk terburu-buru dan berdesak-desakan dengan jamaah lain tidak mampu mengimbangi tubuhnya akhirnya terjatuh dan terhempas kebelakang. Nyawa beliau tidak tertolong lagi dan akhirnya meninggal dunia sebelum mendapatkan pertolongan.
"Sampai saat ini informasi lebih lanjut tentang meninggalnya JCH Riau asal Rohil ini belum kita dapatkan, karena informasi yang masuk masih berupa informasi singkat melalui telpon oleh ketua keloter 3 BTH," ungkap Asyari sambil mengucapkan bela sungkap terhadap JCH yang meninggal dan terhadap keluarga yang ditinggal diminta untuk bersabar.
Terhadap peristiwa wafatnya JCH Riau saat akan menaiki bus, kata Asyari, hendaknya menjadi pelajaran bagi jamaah lain untuk tetap berhati-hati dan mawas diri dalam menjalankan rangkaian ibadah di Madinah maupun di Makkah. Karena pada musim haji seperti saat ini bukan hanya jamaah Indonesia yang ada disana, tapi jamaah dari seluruh Dunia. Sehingga kemungkinan terjadinya aksi dahulu mendahului bahkan aksi dorong mendorong sangat besar.
Dengan meninggalnya satu orang JCH Kloter 3 pada hari ini, itu artinya bertambah satu lagi JCH Riau yang meninggal di Tanah Suci. Seperti yang diinformasikan PGS Kabid Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kememang Riau, Drs H Mahyuddin beberapa hari lalu, satu orang jamaah haji asal Kabupaten Kampar Riau yang tergabung dalam Kloter 7 BTH, Hadi bin Soi (73th), Rabu (20/10) lalu sekitar pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 16.30 WIB wafat saat melakukan rangkaian ibadah di Masjid Nabawi Madinah. Jamaah tersebut wafat karena gejala serebro vaskuler atau gangguan hipertensi.
"Saat dikonfirmasi via telepon kepada petugas kesehatan kloter 07 BTH almarhum ditemukan wafat saat berada di mesjid Nabawi, setelah dilakukan pemeriksaan tentang penyebab wafat almarhum oleh dokter mery ditemukan gejala hipertensi. Saat dibawa ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) almarhum sudah meninggal dunia," jelas Mahyuddin. (msd)
Jamaah Haji Riau Wafat di Tanah Suci.
1. Hadi bin Soi (73th), Kloter 7 BTH Asal Kampar, Meninggal di Madinah pada 20 Oktober 2010
2. A. Datuk Parmata Kayo Bin Rivai (48th), Kloter 3 BTH Asal Rohil, Meninggal di Makkah pada 03 November 2010