0 menit baca 0 %

Jamaah Umrah Maulid Nabi An Cipta Wisata Berangkat Ke Tanah Suci, Bidang Haji Kemenag Riau Lakukan Kunjungan

Ringkasan: Riau (Inmas) -  Biro perjalanan ibadah umrah PT An Cipta Wisata  cabang Riau yang berlokasi di Jalan Rambutan no A 69 memberangkatkan rombongan umrah Maulid Nabi pada Kamis, (15/11). Pelepasan jamaah dihadiri langsung Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H Wahid M Kom di Bandara Sulthan Syarif Kasim II P...

Riau (Inmas) -  Biro perjalanan ibadah umrah PT An Cipta Wisata  cabang Riau yang berlokasi di Jalan Rambutan no A 69 memberangkatkan rombongan umrah Maulid Nabi pada Kamis, (15/11). Pelepasan jamaah dihadiri langsung Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H Wahid M Kom di Bandara Sulthan Syarif Kasim II Pekanbaru. Menurut jadwal jamaah akan bertolak ke Kuala Lumpur pada pukul 10. 55 hari ini menggunakan peswat Air Asia AK 432 tepat pukul 10.55 WIB.

Setibanya di Kuala Lumpur rombongan akan melakukan perjalanan city tour   didampingi lima orang muthawwif. Selama di Kuala Lumpur jamaah akan diinapkan di Mtree Hotel Kuala Lumpur. Esok harinya Jum’at (16/11) baru bertolak langsung ke Jedah sekitar pukul 13.10 waktu setempat menggunakan pesawat Saudi Arabia SV 841 dibawah koordinator Yenni Rahmawati Arifin

Asri Condra Ristam selaku Kepala Cabang PT An Cipta Wisata mengatakan sebenarnya perusahaan An Cipta Wisata sudah berdiri sejak 2007, dimana kantor pusatnya berlokasi di Jalan Ruko Grand  Centro Bintaro Blok A-12 Jaksel. Ia memaparkan 26 jamaah ini tergabung dari 20 jamaah yang di Pekanbaru dan enam lainnya berangkat dari Jakarta yang akan berkumpul di Kuala Lumpur.

“Alhamdulillah travel ini sudah berizin dengan SK Nomor 334 Tahun 2018, selalu melibatkan Kementerian Agama dan Kemenag Kota Pekanbaru untuk proses keberangkatan jamaah ini”, ucapnya.

Saat ini sebutnya PT An Cipta Wisata sudah memiliki cabang di provinsi lain seperti di Bangka Belitung, di Brebes. Kita memberangkatkan dua jamaah dari Pekanbaru dan jakarta, jadi total jamaah yang berangkat tercatat sebanyak 72 orang yang dikumpulkan nantinya di Madinah Almunawwarah. “jadi, sudah ada beberapa cabang dan insyaallah dalam waktu dekat akan dibuka lagi cabangbaru  di Sumbar dan dan Sumut.

Sementara itu Kepala Seksi Pembinaan Haji H Abdul Wahid M Kom mengaku kunjungan langsung ke bandara tersebut merupakan rangkaian pembinaan dan pengawasan Kemenag kepada sejumlah travel umrah yang ada di Riau. Hal ini lanjutnya, untuk melihat sejauh mana dan seberapa banyak jamaah yang diberangkatkan menggunakan prosedur resmi.

“Jangan sampai berangkatnya 40 orang pulangnya nanti hanya 35 orang jamaah, nah ini kan repot, jangan sampai ada lagi selundupan jamaah yang mencari kesempatan untuk tinggal disana. “Selama ini, hal itu yang kerap  menjadi problem di tingkat nasional, bahwa ada jamaah umrah  yang izin umrahnya 10 hari, mereka malah berlama lama disana karena izinnya 3 bulan”, ucap pejabat yang akrab disapa Wahid ini.

Wahid mengaku apresiatif atas peningkatan jumlah jamaah umrah dari tahun ketahun. Kendati saat ini perekonomian Indonesia tengah terpuruk, namun masyarakat Riau khususnya menunjukkan grafik peningkatan umrah yang cukup tinggi dari 50 travel umrah berizin di Riau.  Potensi meningkatnya jamaah umrah ini, setidaknya karena tiga alasan, Pertama karena faktor ekonomi tak mempengaruhi keinginan masyarakat yang ingin berumrah ndi tanah suci, alasan masa tunggu keberangkatan haji yang cukup lama membuat masyarakat menjadikan umrah sebagai alternatif untuk bisa beribadah di tanah suci, ungkap Wahid kepada tim Inmas. (vera/adi/masna)