0 menit baca 0 %

Jamaah Haji Rokan Hulu yang sempat tertunda di Jeddah, Hari ini dipulangkan ke Kampung Halaman

Ringkasan: Batam, 15/12 (Humas) Satu jamaah haji asal Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau yang sempat tertunda kepulangan dari tanah suci menuju tanah air, pada tanggal 14 Desember 2009 pukul 19.05 wib tiba dibandara Hang Nadim setelah diberangkatkan dari Jeddah bersama dengan Kloter 12 BTH.
Batam, 15/12 (Humas) Satu jamaah haji asal Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau yang sempat tertunda kepulangan dari tanah suci menuju tanah air, pada tanggal 14 Desember 2009 pukul 19.05 wib tiba dibandara Hang Nadim setelah diberangkatkan dari Jeddah bersama dengan Kloter 12 BTH. Kepala Bidang Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Dep. Agama Riau Drs. H. A. Jalaluddin kepada riau.depag.go.id usai penyambutan jamaah haji kloter 12 BTH di Asrama haji Batam Centre mengatakan alhamdulillah ibu Rabiah binti Karib asal Kloter 10 BTH Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau telah tiba ditanah air. Lebih lanjut H. Jalaluddin mengatakan ibu Rabiah binti Karib, tertunda kepulangannya disebabkan saat tiba dibandara King Abdul Aziz Jeddah suami ibu rabiah yakni bapak Duski bin Abdul Muis mengalami ganguan kesehatan yang akhirnya kembali ke Rahmatullah pada tanggal 11 Desember 2009 setelah mendapat perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Jeddah. Saat tiba di Batam ibu Rabiah yang kembali ke tanah air bersama kloter 12 BTH, tampak tegar atas cobaan itu. Usai acara penyambutah Sekretaris PPIH Debarkasi Batam langsung menemui ibu Rabiah untuk melihat kondisi kesehatannya, disamping itu Petugas PPIH memeriksa kelengkapan dokumen almarhum suaminya untuk pengambilan air zam-zam dan koper. InsyaAllah pada hari ini 15 Desember 2009 ibu Rabiah akan dipulangkan ke kampung halamannya dari Batam menuju Pekanbaru pukul 10.00 wib dengan menggunakan pesawat Riau Airlines, saat tiba di pekanbaru PPIH Debarkasi Batam akan menyerahkan ibu Rabiah kepada petugas PPIH di pekanbaru untuk selanjutnya dari Pekanbaru dibawa ke Pasir Pengaraian oleh keluarganya.ujar jalaluddin.(nik)