0 menit baca 0 %

Jamaah Haji Riau Ditempatkan di Syisyah

Ringkasan: Riau (Inmas) - Calon jamaah haji (CJH) Riau untuk kelompok terbang (Kloter) pertama Gelombang I yang menuju Arab Saudi, akan diberangkatkan pada 6 Juli 2019 bertepatan dengan tanggal 2 Dzulqa'dah 1440H.  Sekitar 14 Juli 2019 menjadi akhir dari keberangkatan calon jamaah haji gelombang 1 ke Arab Sa...

Riau (Inmas) - Calon jamaah haji (CJH) Riau untuk kelompok terbang (Kloter) pertama Gelombang I yang menuju Arab Saudi, akan diberangkatkan pada 6 Juli 2019 bertepatan dengan tanggal 2 Dzulqa'dah 1440H.  

Sekitar 14 Juli 2019 menjadi akhir dari keberangkatan calon jamaah haji gelombang 1 ke Arab Saudi. Dimana pada Tanggal 13 Juli 2019 jamaah haji asal Bengkalis/Duri masuk ke EHA.

Kepala Seksi Pendaftaran Haji dan Dokumen Bidang PHU Kemenag Riau Suhardi Hasan mengungkapkan Proses penerbitan visa dipastikan sudah selesai sebelum pemberangkatan jamaah haji gelombang I pada 6 Juli 2019 mendatang.

“ Saat ini tim Bidang PHU Kemenag Riau tengah menjemput, insyaallah Senin ini sudah di Pekanbaru, membawa 3  kloter 2, 3 dan 4, dan untuk kloter 5, 6 dan 7 besok akan dijemput”, ujarnya dir ruang kerja, Senin (01/07).

Ia memastikan proses dokumen paspor bisa diselesaikan. Selain itu sehubungan dengan mesin print barcode pihak Kanwil Kemenag Riau yang harus menyediakan.

Kendati demikian, Suhardi mengaku optimis dapat menyelesaikan segala dokumen haji tepat waktu meskipun ada tambahan kuota sebesar 10 ribu jamaah. 

Dihubungi terpisah, terkait dengan layanan haji di Embarkasi Haji Antara, Kabid PHU Erizon melaporkan kesiapannya. Layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi seluruhnya dinyatakan siap.

Hanya saja untuk mesin pencetakan gelang barcode sampai hari ini pihaknya masih menjajaki barang itu.

Menurut Informasi mesin itu ada di pekanbaru. “Kalau sudah cocok mesin itu nantinya dengan blanko yang dikirim pihak arab saudi maka  pastikan akan kita beli”, tuturnya. "Semoga h-3 keberangkatan gelang barcode itu sudah dicetak.

Sementara sehubungan dengan visa jamaah pihaknya memastikan akan dijemput hari ini.”Hari ini kawan-kawan sudah kita turunkan, untuk 3 kloter hari ini akan sampai ke provinsi. 

Lebih jauh, Ia mengurai ada beberapa kebijakan yg dilakukan pemerintah tahun ini Di Arab Saudi berdasarkan skema zonasi wilayah untuk penempatan masing-masing embarkasi. 

Erizon mengatakan, penempatan tersebut untuk memudahkan dan bisa konsentrasi di satu zona. Sehingga pembinaan, pelayanan, perlindungan dan pengawasaan lebih mudah. Kalau terpencar tentu akan menyulitkan petugas haji untuk mencari jemaah jika tersasar.

" Analisa secara nasional skema baru ini tentunya akan memudahkan koordinasi, pengawasan termasuk penanganan bagi jamaah yang tanadzul dan tersasar", jelasnya lagi.

Untuk Riau sendiri akan bermukim di Syisyah. Untuk Syisyah ini ada Syisyah I, II dan Syisyah Raudhah, lanjut Erizon.

Riau akan satu tempat di Syisyah dengan 4 wilayah lainnya seperti  Embarkasi BTH, Padang, Medan, Aceh dan Ujung Pandang.”Jadi memang ada lima Embarkasi yang ditempatkan di Syisyah tersebut”, ujarnya. 

Diakhir bincang pihaknya mengungkapkan masa tinggal terlama jamaah haji di Arab Saudi selama 42 hari saja.(vera)