0 menit baca 0 %

Jamaah Haji Kuansing dan Siak Mendarat Pukul 16.07 Wib di Batam

Ringkasan: Batam, 16/12 (Humas) Setelah menunggu sekitar 6 jam di bandara King Abdul Aziz Jeddah, jamaah haji kelompok terbang 14 BTH yang terdiri 443 jamaah haji asal Kabupaten Kuantan Singingi dan Siak mendarat di bandara Hang Nadim Batam pada tanggal 16 Desember 2009 pukul 16.07 wib.
Batam, 16/12 (Humas) Setelah menunggu sekitar 6 jam di bandara King Abdul Aziz Jeddah, jamaah haji kelompok terbang 14 BTH yang terdiri 443 jamaah haji asal Kabupaten Kuantan Singingi dan Siak mendarat di bandara Hang Nadim Batam pada tanggal 16 Desember 2009 pukul 16.07 wib. Kedatangan tamu-tamu Allah kloter 14 BTH ini disambut langsung oleh Asisten II Pemkab Siak, Sekretaris PPIH Debarkasi Batam Drs. H. Erizal Abdullah MH, Kakandepag Kab. Kuansing Drs.H. Syafruddin dan rombongan anggota DPRD Kabupaten Siak. Dua jamaah haji asal Kabupaten Kuansing wafat di tanah suci dan dua jamaah lagi ditunda pemulangannya ketanah air disebabkan sakit dan terpaksa dirawat di tanah suci. Hal inilah yang disampaikan Ketua Kloter 14 BTH saat tiba di asrama haji Batam pukul 18.30 wib di aula Arafah II Asrama Haji Batam. Adapun dua jamaah haji yang sakit asal kabupaten Kuansing Kloter 14 BTH dan dirawat ditanah suci yakni bernama Makripah binti Dasuki dan Supaat bin Tinjau. Sedangkan dua jamaah haji asal Kuansing yang wafat bernama Zulniar binti Abdul Munap, wafat pada tanggal 15 november 2009 dan Syafii bin lahaman wafat pada tanggal 26 November 2009. ujarnya. Lebih lanjut Ketua Kloter menjelaskan saat berangkat menuju tanah suci Kloter 14 berjumlah 447 jamaah, kembali ketanah air berjumlah 443 orang, terdapat selisih sempat orang yakni dua jamaah haji wafat ditanah suci dan dua orang lagi sakit dan dirawat di tanah suci. Selama dalam menjalankan ibadah haji yang terbagi dalam dua pemondokan terpisah namun kloter 14 tetap kompak dan berjalan dengan lancar. Saat berada ditanah suci ada beberapa jamaah yang tidak didampingi pendampingnya, hal ini disebabkan pendamping tersebut bukanlah pendamping yang benar-benar memiliki hubungan keluarga, sehingga menyebabkan jamaah yang sudah tua terabaikan olehnya, untuk itu kedepan diharapkan para pendamping yang akan mendampingi jamaah haji yang sudah tua adalah betul-betul keluarga dari jamaah tersebut dengan bukti tertulis secara administrasi. Asisten II Pemda Kabupaten Siak dalam sambutannya kepada jamaah haji Kloter 14 BTH menyampaikan ucapan selamat kembali ketanah air kepada seluruh jamaah haji kloter 14, ucapan selamat ini merupakan suatu harapan dari semua petugas maupun keluarga sehingga seluruh jamaah haji dapat kembali ketanah air dalam kondisi sehat walafiat. Doa kami selalu mengiringi agar seluruh jamaah haji kembali dengan selamat dan mendapatkan haji yang mabrur. Kemabruran haji yang telah diperoleh hendaknya dipertahankan dengan selalu mengamalkannya sehingga dapat menjadi tauladan bagi keluarga dan seluruh masyarakat. Selamat beristirahat sebab esok usai shalat subuh jamaah haji siak akan diberangkatkan dengan menggunakan kapal laut, sedangkan untuk jamaah haji Kuansing akan diberangkatkan melalui pesawat udara menuju kekampung halaman dan berkumpul kembali dengan keluarga.