Riau
(Inmas)- Dalam rangka menjalin hubungan yang lebih harmonis sekaligus
mensinergikan kembali program Kemenag dan UIN, Rektor baru UIN Suska Riau yang
baru dilantik awal Juli 2018 kemarin, Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, M.Ag bersama unsur pimpinan lainnya bertandang
ke Kanwil Kemenag Riau, Rabu (12/7/2018).
Kedatangan Rektor UIN disambut hangat oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI Agus Ilyas MM, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahydin MA dan seluruh pejabat Eselon IV di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau di Aula Pertemuan Kakanwil Kemenag Riau.
Akhmad Mujahidin dalam sambutannya menyebutkan, kunjungannya ke Kanwil
Kemenag Riau karena Kemenag Riau dan UIN merupakan bagian dari Keluarga Besar
Kementerian Agama RI, sehingga tidak bisa dipisahkan antara satu dengan
lainnya.
“Kami sama- sama
satker Kemenag, dan jika diibaratkan kami adalah dapur yang mencetak 48 menu
atau 48 jenis sarjana yang dikeluarkan UIN setiap tahunnya, dengan pengguna
utama dalam Kementerian Agama. Untuk itu, tidak berlebihan jika kami menjadikan
Kemenag sebagai prioritas kunjungan kami dalam rangka semakin mensinergikan hubungan
UIN dan Kemenag,” ungkapnya.
Kakanwil Kemenag
Riau Drs H Ahmad Supardi MA, pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat
datang dan selamat kepada Rektor terpilih dan seluruh jajarannya dengan harapan
dapat menjalankan amanat dengan baik dan semakin mengibarkan nama UIN di tengah-
tengah masyarakat.
“Terimakasih atas
kunjungan Rektor UIN Suska dan ini merupakan kali pertamanya Kemenag Riau
menerima kunjungan Rektor ke Kanwil, biasanya kita yang ke UIN untuk bertemu. Melaui
pertemuan ini kita akan sinergikan apa- apa yang bisa membangun sektor
pendidikan kita kedepan, apalagi seluruh anak- anak madrasah dan pondok
pesantren langsung belajar ke perguruan tinggi khususnya UIN untuk dibentuk,
setelah itu baru dikembalikan lagi ke Kemenag untuk menempati berbagai bidang
pekerjaan, mulai dari mubaliq, guru dan lain. Untuk itu, ini harus terus
ditingkatkan, apalagi di bawah kepempiminan Ahmad Mujahidin,” harapnya.
Biro Keuangan dan
BMN Kemenag RI Agus Ilyas MM, menambahkan, untuk sinergitas Kanwil Kemenag Riau
dan UIN Suska Riau banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan konseling
anggaran, sehingga bisa saling membangun dan mendukung.
“Diantaranya
terkait dengan pengelolaan aset, dimana aset UIN sangat luar biasa dan bisa
dimanfaatkan untuk kepentingan umum, kegiatan peningkatan- peningkatan kegiatan
dengan konseling pembiayaan bisa uang saku Kemenag, transpor ditanggung oleh
UIN. Alumni- alumni MAN juga bisa masuk ke UIN dengan pembinaan bersama,
sehingga dari kita untuk kita. Penyuluh juga bisa ditingkatkan insentifnya
dengan perjuangan bersama, UIN melakukan penelitian tentang kelayakan insentif penyuluh dan Kemenag mengusulkan anggaran yang
layak, dan lainnya,” ungkpaknya dan berharap dengan kolaborasi tersebut UIN dan
Kemenag bisa memajukan Riau lebih baik lagi. (mus/eka/faj)