Jajaran Kementerian Agama Gelar Buka Bersama
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Di bulan ini ajang tatap muka yang biasanya sulit terjadi, bahkan bisa dilakukan, diantaranya dengan melakukan buka puasa bersama. Hal inilah yang dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau melalui Bidang Penamas, Selasa (24/8...
Pekanbaru (Humas)- Bulan Ramadhan memang bulan penuh berkah. Di bulan ini ajang tatap muka yang biasanya sulit terjadi, bahkan bisa dilakukan, diantaranya dengan melakukan buka puasa bersama. Hal inilah yang dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau melalui Bidang Penamas, Selasa (24/8) bertempat di Aula Kemenag Riau jalan Sudirman nomor 235 Pekanbaru.
Acara buka bersama dihadiri Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM, dua mantan Kakanwil Kemenag Riau yakni Drs H Mukhtar Samad dan Drs H Rasyid Hamidi, Kakandepag Inhu Drs H Abdul Kadir, para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kemenag Riau, seluruh pegawai, karyawan-karyawati, dan para pensiunan Kemenag Riau beserta keluarga.
Kakanwil Kementerian Agama Riau Drs H Asyari Nur SH MM dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan ajang mempererat tali silaturahmi antar pegawai, mulai dari atasan, bawahan, maupun yang sudah pensiun. Selain itu tentunya kegiatan ini merupakan jembatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kakanwil dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa bulan suci ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan maqfirah serta ampunan. Untuk itu umat muslim harus menjadikan bulan ramadhan sebagai wahana untuk mengumpulkan pahala dan mendapat ridha Allah sebanyak-banyaknya. Salah satu upaya yang untuk mendapatkan Ridha Allah SWT adalah dengan memakmurkan masjid dan mushala di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Acara buka puasa bersama tersebut menghadirkan penceramah H Muktaruddin S yang merupakan pensiunan Kemenag Riau. Dalam ceramahnya ia menyampaikan tentang peringatan nuzulul quran. Ia mengatakan Al-Quran merupakan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi manusia dalam menata kehidupan demi mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat. Untuk itu ia menghimbau kepada umat muslim dan yang hadir pada acara tersebut untuk menjaga dan mengamalkan alquran. "Alquran jangan dijadikan simbol dan pajangan dirumah, tetapi harus di jaga dan diamalkan isinya," tegasnya.
Dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Riau menyerahkan bingkisan dan bantuan kepada pensiunan dan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Acara diakhiri dengan buka bersama dan shalat magrib berjemaah. (js).