Riau (Inmas) - Dalam rangka menyiapkan petugas haji secara profesional ketika mendampingi para jamaah yang berangkat haji dan umroh, UIN Suska Riau melakukan kunjungan tentang Kerjasama Pengelolaan Sertifikasi Pembimbing Haji di ruang tamu Kakanwil Kemenag Riau, Senin (20/01).
Didampingi Kabid PHU H Darwison MA Kakanwil Kemenag Riau menyambut hangat dan positif inisiasi UIN Suska Riau terkait Sertifikasi Pengelolaan Pembimbing Ibadah Haji. Sehingga menjadi sangat strategis dalam konteks memberikan pelayanan kepada seluruh jamaah haji maupun jamaah umrah.
Dr Mahyudin mengatakan salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu mempersiapkan para petugas secara profesional dan petugas professional melalui pendidikan dan pelatihan atau diklat dengan adanya narasumber.
Hal itu menjadi penting untuk dilakukan agar kebutuhan pembimbing yang memiliki sertifikat dapat terpenuhi.
Pelatihan tersebut akan dilakukan oleh para akademisi UIN Suska Riau. Dimana konsentrasi pelatihan yang akan dilakukan mencakup dua sasaran.
Pertama adalah manajemen pelaksanaan ibadah haji, dimulai dari hal-hal yang kecil sampai yang sebesar-besarnya. Sasaran yang kedua adalah materi tentang pelaksanaan ibadah haji yang menyangkut masalah persiapan ibadah haji, rukun haji, syarat haji, kemudian apa saja yang harus dilakukan ketika dia melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Kanwil Kemenag Provinsi Riau pun yakin kerjasama ini dapat melahirkan pembimbing-pembimbing ibadah haji yang profesional.
Kakanwil Mahyudin menambahkan, rencana MoU yang dilaksanakan kedepan oleh UIN Suska dan Kanwil Kemenag Riau merupakan langkah strategis untuk menambah jumlah pembimbing Ibadah Haji dan Umrah yang bersertifikasi dan profesional dalam menjalankan tugas.
Untuk itu sangat penting adanya pembimbing ibadah haji dan umrah yang benar- benar profesional.
Hal ini menurutnya sangat selaras dengan UU nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyenggaraan Ibadah Haji, telah jelas disebutkan bahwa pembimbing Ibadah Haji khususnya TPHD harus memenuhi syarat, yaitu sudah pernah haji, komitmen atau bersertifikasi.
Sementara itu dari pertemuan di ruang Kakanwil yang berlangsung hangat dan santai itu Dekan Fakultas Dakwah Dr Nurdin MA menyampaikan bahwa pihak UIN sebelumnya sudah pernah melaksanakan MoU terkait sertifikasi pembimbing haji. Namun belum berjalan seperti yang diharapkan. Serta telah lama juga rencanakan percepatan penyelenggaraan program sertifikasi di kampus UIN Riau ini.
Menurut pihaknya momentum pertemuan ini akan berlanjut menuju peresmian MoU ini tentu diharapkan kedepan. Dengan catatan menjajaki beberapa tahapan terlebih dahulu, terang Nurdin.
Menurut Dekan Fakultas Dakwah ini, di depan Kakanwil yang didampingi Kabid PHU Kemenag Riau H Darwison MA. Hal ini akan bisa menjadi program unggulan UIN dan Kanwil, serta bisa menyatukan dan sinergiskan pemahaman antar pembimbing haji kita, juga dari elemen KBIH di Riau, tukasnya.
Nurdin optimis ini sebuah tahapan untuk sukseskan program Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji di Riau, dengan memaksimalkan pertemuan dan optimalkan konsultasi, bersama mitra kerja dan institusi terkait.
Diterima Kakanwil dan Kabid PHU Kemenag Riau Dekan FD hadir bersama tim UlN Suska Riau. Diantaranya Dr Masduki SAg, Dr Imran Rosidin Ketua Prodi Manajemen Dakwah, Dr Tono Hartono MSi Wakil Dekan Bidang AUPK Fakultas Dakwah UIN Suska.(Vera)