0 menit baca 0 %

Jadilah pemimpin yang arif pesan Kanwil pada Pengurus Lembaga Keagamaan Buddha

Ringkasan: Pekanbaru ( Inmas) Dalam Rangka menjaga Kerukunan antar lembaga umat beragama, Bimas Buddha selenggarakan Silaturahmi Lembaga Keagamaan Buddha di Hotel Ameera, Jumat 18 Mei 2018.Turut Hadir pada Kesempatan Tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.

Pekanbaru ( Inmas) Dalam Rangka menjaga Kerukunan antar lembaga umat beragama, Bimas Buddha selenggarakan Silaturahmi Lembaga Keagamaan Buddha di Hotel Ameera, Jumat 18 Mei 2018.

Turut Hadir pada Kesempatan Tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko. S.Pd, MM yang dihadiri oleh Para Pengurus  Lembaga  keagamaan , WBI dan Wadani se Kota Pekanbaru.

Berbeda cara, Ritual, sarana dan Fasilitas dalam melaksanakan ibadah merupakan dasar utama kita melaksanakan  Silaturahmi Lembaga Keagamaan  papar Supardi Mengawali sambutannya. Salah satunya dengan ditetapkannya Trilogi  Kerukunan  Masyarakat harus mengerti  bukan hanya kerukunan didalam, akan tetapi kerukunan antar umat beragama juga  kerukunan dengan Pemerintah.

Tidak cukup sampai  disana tambah Supardi  Untuk menjembatani  antara Hubungan Pemerintah dengan Umat Beragama , maka Pemerintah mengambil suatu kebijakan dengan membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama yang didasarkan pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri dalam Negeri No 8 & 9 Tahun 2006 tentang Kerukunan dan Keharmonisan antar Umat Beragama.

Forum Kerukunan Umat Beragama yang dibentuk di Provinsi dan Juga Kabupaten harus mampu bekerja dan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat di setiap Kabupaten, diantaranya  Melakukan Dialog dengan seluruh Majelis Agama dan Keagamaan, Harus bisa menampung aspirasi para Tokoh agama, Menyalurkan Aspirasi, Melakukan Sosialisasi terhadap peraturan perundang undangan, Memberikan rekomendasi pendirian Ijin Rumah Ibadah.

Kakanwil berharap melalui acara ini seluruh lembaga Keagamaan dapat menyatukan persepsi bagaimana bisa menciptakan kerukunan yang lebih Kondusif baik sesama, antar umat beragama dan Juga dengan Pemerintah.“ Jadilah Pemimpin yang arif” terlebih menanggapi  situasi yang terjadi saat ini ditengah kita menyambut perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak, tambahnya sembari Membuka Acara Silaturahmi Lembaga Keagamaan Buddha.

Sementara itu Pembimbing Masyarakat Buddha Tarjoko, S.Pd, MM menyampaikan Lembaga Keagamaan merupakan Patner Pemerintah dalam bertugas untuk melayani Masyarakat sehingga Pelayanan dapat meningkat dan lebih baik. Tarjoko menambahkan Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk memperkuat pelayanan dan menambah wawasan pelayanan  sehingga dalam pelayanannya para lembaga mampu melayani umat sebaik- baiknya sehingga umat memiliki keimanan yang kuat dalam memperkokoh persatuan kesatuan bangsa.dan meningkatkan Kualitas Umat Buddha.

Acara yang berlangsung selama setengah hari ini diikuti 25 Orang peserta yang dibebankan pada Dipa Bimas Buddha berdasarkan SK Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama tanggal 14 Mei 2018(belen)