Kuansing (Inmas)- students of English camp MAN 2 Kuansing kembali berpartisipasi dalam festival Pacu jalur Nasional di kota teluk kuantan. Biasanya siswa siswi dilibatkan untuk membuat tugas sebentuk Vidio report atau laporan yang di Vidio kan tentang kondisi semaraknya ivent Pacu jalur Nasional. Kali ini beda English Camp periode 2019/2020 mereka lebih memilih menunggu dan mencari para Tourist dariย luar negeri.ย
25 Agustus 2019 serombongan English Camp MAN 2 Kuansing kembali menemui para bule (Tourist) yang berasal dari USA / Amerika dan Australia. Ditemui oleh siswa siswi English Camp MAN 2 Kuansing sekitar 13 Tourist yang waktu itu sudah bersiap-siap meninggalkan Kuansing di hari terakhir festival pacu jalur tahun 2019. English camp generasi ke 2 ini mampu mengobrol dan bersenda gurau dengan para bule. Waluapun dalam pengakuan siswa siswi mereka masih belum lancar untuk berbahasa Inggris karena baru lebih kurang 2 bulan belajar di English Camp tapi ini sudah menjadi pandangan untuk ujian akhir dengan orang asing. Kegiatan mencari dan menemui bule ini dilaksanakan sejak malam Minggu 24 Agustus, sempat di temui di arena taman jalur dalam acara "golden memories" yang waktu itu juga dihadiri oleh bapak sekda Kuansing dan istri, serta menyaksikan sebentuk tanya jawab bersama orang bule yang di pandu oleh pembawa acara dan melihat serta ikut langsung dalam tarian tradisional Kuansing yaitu randai.ย
Dalam kegiatan ini langsung di koordinator dan di pantau oleh guru-guru English Camp dan pembina camp. Salah seorang siswi English Camp Ikrar Lidia Safitri menyampaikan rasa bahagianya " rasa terharu, rasa belum puas, dan ada rasa kebanggaan tersendiri saat saya dan teman-teman mampu berkomunikasi serta bergurau dengan bule, apalagi madam kara dan Mr jhon yang begitu friendly, semoga mereka juga tidak bosan untuk datang kembali ke kuansing" ujarnya kepada coordinator English Camp pada siang Minggu. (DA)