Riau (Inmas)- Setelah Reviu yang berlangsung dari 23 Juli
2019, Tim Inspektorat Jendral (Itjen) Kementerian Agama RI melaksanakan Ekspos
Reviu Revaluasi Aset BMN di Lingkungan
Kanwil Kemenag Riau bertempat di Aula Kanwil Kemenag Riau, Rabu (31/07/2019).
Tim Itjen didampingi oleh Plh Kepala Kanwil Kemenag Riau,
Drs H Fairus, Plh Kepala Bagian TU , H Edi Tasman S Ag M Si, Kepala SubBagian Perencanaan
Keuangan Drs H Muliardi M Pd. Dan dihadiri oleh Kepala KanKemenag Kota
Pekanbaru, Kepala KanKemenag Kabupaten Kampar, Seluruh Kepala Madrasah (MA dan
MTs) se Kota Pekanbaru dan Kabupaten
Kampar serta operator BMN Madrasah se Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
Pengendali Teknis Tim Reviu Revaluasi Itjen Kemenag RI
Nurhidayati menyampaikan revaluasi di Provinsi Riau adalah untuk NUP yang
dilakukan penilaian 1.356, BMN ditemukan 1.238, BMN tidak ditemukan 89, BMN
berlebih 29 dan BMN dalam sengketa 0 (tidak ada).
“Kalau kita lihat rincian klasifikasi BMN tidak ditemukan,
untuk kesalahan kodefikasi ada 1, tercatat di satker lain ada 2, kesalahan
pencatatan karena kegiatan perencanaan dicatat sebagai BMN tersendiri ada 1, kesalahan
pencatatan karena kegiatan renovasi dicatat sebagai BMN tersendiri ada 8,
kesalahan pencatatan ada 3, aset yang dihibahkan 1, penggabungan NUP ada 61,kesalahan
pencatatan oleh pihak ketiga ada 4 , tidak dapat ditelusuri ada 8 dengan total
89 dengan nilai perolehan 14.622.407.950 dan nilai buku 11.491.991.000.” ,
jelasnya.
“Dari hasil reviu terhadap klasifikasi BMN tidak ditemukan
telah ditemukan kembali BMN sebanyak 17. Sehingga dari total BMN ditemukan
1.238 menjadi bertambah”, ungkapnya.
“Kalau dilihat dari persentase tindak lanjut hasil reviu
revaluasi aset BMN di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau termasuk kategori bagus,
dengan persentase tindak lanjut NUP 68,2 %, persentase tindak lanjut nilai
perolehan 88,82?n persentase tindak lanjut nilai buku 89,23%”, tambahnya.
Nurhidayati berharap supaya pengelolaan BMN mendapat
perhatian dari pimpinan satker. (mega/fajrul)