Pekanbaru (Inmas)- Gambaran Kartini atau emansipasi wanita bukan hanya terletak pada keaktifannya di masyarakat dan karit. Tetapi Kartini masa kini juga harus bisa berperan dan jadi motivator terbaik bagi anak- anak, suami dan keluarga. Menurut Ir Hj Ratih Edwar, ketua DWP Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, seorang perempuan adalah stimulasi paling utama yang mempengaruhi keluarga, khususnya bagi anak- anak dan suami. Perempuan adalah guru pertama bagi anak- anaknya, dan penyemangat suami dalam beraktivitas.
“Kita perempuan adalah motivator terbaik bagi keluarga, khususnya bagi suami. Agar suami dapat bekerja lebih baik,” tegas perempuan yang ramah senyum ini.
Istri yang benar-benar mencintai suaminya, akan membantu suami untuk berprestasi dalam pekerjaan dan menerima apa pun keadaan suami baik susah maupun senang. Istri harus bisa membuat suami merasa nyaman dan tetap percaya diri ketika suami merasa lelah, putus asa atau dalam keadaan terpuruk.
“Kenyamanan tersebut akan membuat suami selalu mengingat tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga dan akan melakukan aktivitas dengan penuh semangat. Komunikasi yang efektif bukan hanya kata-kata manis yang enak didengar, namun saran, kritikan dan teguran yang membangun bisa menjadi , motivasi untuk bangkit dari kegagalan,” ungkap Ratih seraya berharap Kartini masa kini tidak hanya focus mengejar karir di masyarakat saja. (mus/dms)