Pekanbaru (Inmas), Pada kegiatan manasik gabungan yang
ditaja oleh KBIH Arofah di masjid Asy Syuhada kelurahan Labuh Baru Barat
Kecamatan Payung Sekaki, materi yang disampaikan oleh narasumber adalah
Istito’ah Dalam Kesehatan Ibadah Haji. Ahad (25/11).
Sebelum narasumber memberikan materi, pengurus KBIH
Arafah dalam pengantarnya menginformasikan kepada jema’ah bahwa “Tahun ini
lebih dipercepat untuk cek kesehatan, maka materi kesehatan didahulukan, agar pihak Dinas Kesehatan dapat
memberikan pembinaan. Ungkap H. Zamri, S.Ag, MH
Adalah Hj. dr. Umi Kalsum yang keseharian bertugas di
Puskesmas Rumbai menyampaikan materi tentang kesehatan tersebut. Menurutnya
Ibadah haji adalah ibadah fisik, butuh
kesehatan. Terkait dengan kesehatan beliau menerangkan ada dua pembinaan kesehatan,
pertama: Pembinaan Kesehatan ditanah
air (sebelum berangkat) yang meliputi: penyuluhan penyakit yang diderita,
penyuluhan tentang perubahan sesuai kondisi di Arab Saudi, Pembinaan gizi ,
Kontrasepsi dan pengaturan haid, kesamaptaan (kebugaran) dan aklimatisasi.
Ungkap Umi Kalsum.
Kedua: Pengamanan kesehatan selama di Arab Saudi. Yaitu Di
Bandara King Abdul Aziz Jeddah, saat kedatangan pemeriksaan di Balai Pengobatan
Haji Indonesia (BPHI). Saat kepulangan di Madinatul Hujjah. (Idris).