0 menit baca 0 %

Isra’ Mi’raj Hanya Sebagian Kecil Mukjizat Nabi SAW

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Peristiwa Isra` Mi`rajnya Nabi Muhammad saw hanyalah sebagian kecil mukjizat Rasulullah yang diperlihatkan oleh Allah swt. Meskipun demikian ia memiliki hikmah yang sangat besar dan dalam. Demikian kutipan uraian hikmah Isra` Mi`raj Rasulullah saw yang disampaikan oleh mantan Ment...
Pekanbaru (Humas)- Peristiwa Isra` Mi`rajnya Nabi Muhammad saw hanyalah sebagian kecil mukjizat Rasulullah yang diperlihatkan oleh Allah swt. Meskipun demikian ia memiliki hikmah yang sangat besar dan dalam. Demikian kutipan uraian hikmah Isra` Mi`raj Rasulullah saw yang disampaikan oleh mantan Menteri Agama RI Prof. Dr. Said Aqil Husin Al-Munawwar MA selaku peneceramah pada peringatan Isra` Mi`raj 1431 H di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Jum`at (9/7). "Peristiwa Isra` Mi`raj menunjukkan kedekatan Allah kepada hambaNya Muhammad saw - yang Maha Kuasa Berbuat sesuatu di luar batas pikiran dan kesangupan manusia. Karena itu untuk mempercayainya tidak bisa melalui pendekatan akal, tetapi melalui pendekatan Iman. Kalau melalui pendekatan akal atau ilmu pengetahuan maka mustahil perjalanan yang tak terhingga jauhnya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu singkat (lailan). Dan menurut rumus ilmu fisika tidak ada suatu bendapun akan utuh wujudnya apabila sudah melewati ambang kecepatan tanpa batas," jelas Said Aqil seraya mengutip pendapat mufassir dan ilmuwan. "Banyak sekali hikmah peristiwa Isra` Mi`raj yang bisa diambil pelajaran oleh orang-orang berakal. Di antara hikmahnya adalah agar manusia mengembangkan IPTEK dan ilmu ruang angkasa. Pada masa kini perjalanan manusia ke luar angkasa sudah semakin canggih yang dahulu dianggap sesuatu yang mustahil. Padahal Al-Qur`an sudah lebih dahulu mensinyalirnya, bahkan menantang manusia untuk menembus penjuru langit seperti terdapat dalam ayat Q. S. Arrahman (55): 33." ujarnya. "Makna lain yang sangat tinggi nilainya adalah diambilnya perintah sholat langsung dari Allah swt. Ini merupakan pertanda bahwa ibadat sholat adalah yang paling penting bagi seorang muslim. Tidak ada perintah melakukan suatu peribadatan yang langsung diberikan oleh Allah swt kepada Rasul saw kecuali sholat. Oleh sebab itu umat Muhammad saw yang sedang melakukan sholat adalah seperti orang yang mi`raj karena berjumpa dengan Khaliqnya". "Dalam perjalanan Isra` Mi`raj Rasul juga bertemu dengan para rasul terdahulu, aneka peristiwa dan azab yang diderita oleh pendosa sebagai simbolisasi perbuatan dosa selama hidup di dunia. Ini merupakan pertanda bahwa masih terdapat hubungan antara yang hidup dengan yang mati," tambah Said Aqil yang menyelesaikan pendidikannya sampai tingkat doktoral di Universitas Madinah ini. (as).