Meranti (Inmas) - Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau yang ditempatkan di Kecamatan Tebing Tinggi Barat Agus Safri, S.Pd.I Senin (09/03/2020) yang lalu kembali melakukan pembinaan umat dengan mengisi pengajian rutin Ibu-ibu di Mushola Nurul Iman Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam penyampaian materinya, Agus Safri dengan gamblang menjelaskan tentang 10 mutiara hidup peninggalan Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah riwayat, mutiara tersebut akan diambil oleh malaikat Jibril saat akan turun kembali ke bumi setelah mendapat pertanyaan dari Nabi Muhammad saat Nabi sedang terbaring sakit.
Mutiara yang pertama yang akan diambil dari muka bumi adalah keberkahan. Keberkahan merupakan hal yang penting salam kehidupan kita. Sedangkan mutiara kedua yang akan diambil adalah rasa cinta dari hati manusia. Sedangkan mutiara ketiga adalah rasa kasih sayang diantara keluarga.
Mutiara keempat yang akan diambil oleh Jibril dari bumi ini adalah keadilan di hati seorang pemimpin dan mutiara kelima yang akan diambil dari bumi ini adalah rasa malu dari kaum wanita-wanita. Sedangkan mutiara keenam adalah rasa sabar orang-orang yang fakir.
Mutiara ketujuh yang akan diambil dari bumi adalah sifat wara' dan zuhud. Wara' sendiri adalah cukup berhati-hati menjaga diri dari yang syubhah dan yang haram, sedangkan zuhud itu merupakan sifat tidak mementingkan harta dunia. Kedua sifat tersebut merupakan ciri seorang Ulama. Jika wara' dan zuhud telah hilang dari ulama maka hilanglah nilai jati diri keulamaannya.
Mutiara kedelapan yang akan diambil dari bumi adalah dermawannya orang-orang kaya. Mutiara kesembilan yaitu mengangkat Al Quran yakni menghilangkan ruh Al-Qur’an itu sendiri sebagai panduan dalam kehidupan serta mutiara yang terakhir adalah iman. Iman inilah mutiara paling berharga di antara sembilan mutiara lainnya.
Dari pemaparan materi tersebut, Agus Syafri berharap kita semua dapat merenungkan seperti yang telah disebutkan Oleh Jibril a.s pada akhir zaman ini dengan harapan kita semua akan menjadi lebih baik dari yang sudah-sudah. Materi yang disampaikan diatas merupakan pemaparan dari Kitab Nur Al-Abshar karya Asy-Syabalanji.
Kegiatan pengajian yang dilakukan di Mushola Nurul Iman Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat tersebut merupakan bagian dari pembinaan masyarakat yang akan terus dilakukan secara berkala oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti di Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. (Zieah).