Meranti (Inmas) - Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Mardiyo Hasan, S.Pd.I Rabu (04/03/2020) yang lalu mengisi istighosah dan pengajian rutin di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Selatpanjang di Jalan Pengaram Kelurahan Selatpanjang Kota Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.
Kegiatan istihgosah Zikru Syafaah tersebut merupakan kegiatan rutin dan berkala yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Selatpanjang.
Dihadapan para jamaah yang sebagian besar adalah santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Selatpanjang tersebut Kyai Mardiyo berpesan kepada seluruh jamaah untukย menyikapi ujian kemarau panjang dan virus corona dengan memaksimalkan usaha zohir dan batin.
Usaha zohir menurut Penyuluh Agama Islam yang ditempatkan di Kacamatan Tebing Tinggi tersebut adalah dengan memanfaatkan air untuk kemanfaatan sebagai wujud rasa sukur, menjaga kebersihan dan stamina badan. Menjaga wudlu merupakan salah satu pemanfaatan air yang harus terus dipertahankan.
Sedangkan usaha batin menurut Kyai Mardiyo adalah dengan menunjukkan sifat kehambaan yang selalu tawadhu dan tidak sombong serta memperbanyak doa dan zikir.
Istighosah yang dilaksanakan adalah salah satu wujud usaha batin yang harus terus dilanjutkan untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Selain pada santri dan santriwati pondok, kegiatan istighosah tersebut juga diikuti oleh para pengasuh, Majelis Guru dan masyarakat sekitar pondok. Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan keagamaan termasuk sangat tinggi di Ponpes Bahrul Ulum Selatpanjang.
Kegiatan pengajian yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari pembinaan masyarakat yang akan terus dilakukan secara berkala oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti di Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. (Zieah).