IPHI Dan Pemkab Rohul Peringati Isra’ Mi’raj
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu, peringati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H/2013 M, Rabu (5/6/2013) bertempat di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pen...
ROKAN HULU (KEMENAG) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu, peringati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H/2013 M, Rabu (5/6/2013) bertempat di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian Kab Rokan Hulu.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut dilaksanakan usai Pelantikan Pengurus Daerah (PD) IPHI Kab Rohul Masa Khidmat 2012-2017, bertempat di Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian. Peringatan tersebut berlangsung sangat meriah, dengan dihadiri 7000 umat Islam.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Ketua IPHI Pusat Drs H Anshory MA, Ketua Umum PW IPHI Riau Dr H Asyari Nur SH MM beserta 15 orang pengurus lainnya, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua dan Sekretaris PD IPHI Kab/Kota se Riau, dan 7000 umat Islam lainnya.
Bupati Rohul Drs H Achmad MSi mengharapkan agar umat Islam Rohul dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan mengambil hikmah dan pelajaran dari perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan 15 abad yang lalu.
Inti utama dari Isra’ Mi’raj adalah kewajiban melaksanakan sholat 5 kali dalam sehari semalam. Sholat ini adalah oleh-oleh utama perjalanan singkat tapi panjang yang beliau laksanakan. Saya berharap supaya umat Islam jangan sampai ada yang meninggalkan sholat lima waktu ini, sebab ini adalah ibadah utama dalam Islam.
Bertindak selaku penceramah adalah Dr H Tengku Zulkarnain MA, yang sehari-harinya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonmesia (MUI) Pusat. Zulkarnain menyatakan bahwa tidak ada keraguan terhadap peristiwa Isra’ Mi’raj.
Peristiwa ini adalah perjalanan yang bersifat fisik dan jiwa Nabi Muhammad SAW sekaligus, sebab kalau hanya ruh Nabi yang melakukan Isra’ Mi’raj seperti mimpi, maka tidak akan terjadi penolakan dari kaum Kuffar Quraisy Makkah, tegasnya.
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa satu-satunya ibadah yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT, adalah ibadah sholat, sedangkan ibadah yang lainnya beliau terima melalui perantaraan malaikat Jibril.
Hal ini menunjukkan betapa agung dan mulianya ibadah sholat ini. Sholat malah disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Mi’rajnya orang yang beriman. Kalau ingin bertemu dan menghadap Allah, maka lakukanlah sholat, tegasnya.***(Ash)