0 menit baca 0 %

Integritas dan Komitmen dalam Bekerja

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Mendukung Reformasi Birokrasi Gelombang II Priode 2015- 2019 maka harus ada terobosan- terobosan baru yang harus dilakukan dalam bekerja, selain menanamkan nilai budaya kerja Integritas dan Komitmen. Karena menurut Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau, Drs H Irhas, Integri...

Pekanbaru (Inmas)- Mendukung Reformasi Birokrasi Gelombang II Priode 2015- 2019 maka harus ada terobosan- terobosan baru yang harus dilakukan dalam bekerja, selain menanamkan nilai budaya kerja Integritas dan Komitmen.

Karena menurut Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau, Drs H Irhas, Integritas dan komitmen akan menuntun kepada suatu budaya kerja yang taat azas, menurut ketentuan dan nilai yang berlaku. Setiap PNS dituntut oleh organisasi untuk menunjukkan kinerja yang baik, dan dalam setiap pelaksanaan tugasnya harus dapat dipertanggung jawabkan secara akuntabel, sesuai dengan hati nurani serta tuntutan moral.

“Integritas atau keselarasan hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai aparat akan melahirkan birokrasi yang bersih dan akuntabel sesuai dengan visi birokrasi reformasi,” ujarnya.

Salah satu langkah dalam meningkatkan pelayanan di Bidang Penaiszawa adalah dengan menerapkan Sistem Informasi Manajemen Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS) untuk memudahkan dalam melakukan pendataan sistem penerangan agama Islam yang ada di Indonesia dan data lembaga-lembaga secara online dan dapat digunakan untuk menjadi salah satu sumber informasi agama Islam. (mus/dms)