0 menit baca 0 %

Inspektur Wilayah III Itjen Kemenag RI Kunjungi Kanwil Kemenag Riau

Ringkasan: Riau (Inmas)- Inspektur Wilayah (Irwil) III Inspektorat Jendral  Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Hilmi Muhammadiyah. M.Si, mengunjungi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Senin (29/07/2019). Kunjungan Irwil bertujuan untuk supervisi BMN (Barang Milik Negara) dan menyampaika...

Riau (Inmas)- Inspektur Wilayah (Irwil) III Inspektorat Jendral  Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Hilmi Muhammadiyah. M.Si, mengunjungi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Senin (29/07/2019). Kunjungan Irwil bertujuan untuk supervisi BMN (Barang Milik Negara) dan menyampaikan sosialisasi audit kinerja versi 2.0.

Audit Kinerja versi 2.0 tidak hanya fokus pada anggaran tetapi juga fokus pada tusi (tugas dan fungsi) instansi secara keseluruhan mulai dari Kepala Kanwil, Kepala Bidang hingga Cleaning Service. Adapun empat fungsi utama yang menjadi kriteria penilaian yaitu, perencanaan, pelaksanaan , evaluasi dan pelaporan.

Dalam kesempatan itu Hilmi menjelaskan bahwa tugas Itjen Kemenag RI ada dua, yaitu menegakkan integritas dan menegakkan akuntabilitas.

“Menegakkan integritas adalah menegakkan kinerja pegawai secara konsisten yang berprinsip pada nilai-nilai, metode, dan target kerja. Sedangkan menegakkan akuntabilitas adalah mampu mempertanggungjawabkan anggaran yang diberikan”, ucapnya.

“Sementara indikator telah ditegakkannya integritas dan akuntabilitas instansi yaitu, meningkatnya ketaatan aparatur Kemenag RI terhadap peraturan perundang-undangan, dan meningkatnya mutu kinerja satuan organisasi dibuktikan dengan hasil audit kinerja dengan mendapat nilai minimal 75”, tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), Drs H Fairus mengatakan bahwa capaian audit kinerja tahun ini akan mempengaruhi kredibilitas dan eksistensi Kementerian Agama kedepannya.

“Audit kinerja versi 2.0 adalah audit yang cukup berat, karena tidak hanya menyangkut anggaran tetapi juga seluruh tusi kita, yang paling berat itu, seluruh dokumen yang menyangkut penilaian juga harus disiapkan. Untuk itu kita berharap kepada seluruh satker harus siap menghadapi audit ini dan bisa sesegera mungkin membentuk tim persiapan audit” , harapnya.

Audit kinerja versi 2.0 akan dilaksanakan di  KanKemenag Kabupaten Meranti, KanKemenag Kabupaten  Bengkalis, KanKemenag Kota Dumai, dan KanKemenag Kabupaten Pelalawan pada 18 sampai 31 Agustus 2019. Sementara untuk Kanwil Kemenag Riau dan KanKemenag Kota  Pekanbaru, audit akan dilaksanakan pada bulan September 2019. (mega/fajrul)