0 menit baca 0 %

Inmas Kanwil Kemenag Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Tahun 2019

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Subbag Inmas menggelar Rakor Inmas dan Pelatihan Jurnalistik Tahun 2019 yang diadakan di Aula Kanwil pada hari Senin (18/03/2019). Secara resmi kegiatan ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs.

Kuansing (Inmas), Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Subbag Inmas menggelar Rakor Inmas dan Pelatihan Jurnalistik Tahun 2019 yang diadakan di Aula Kanwil pada hari Senin (18/03/2019). Secara resmi kegiatan ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Mahyudin, MA, yang didamping oleh Kasubbag Inmas Dedi Syahrul, S.Kom, M.Si.

Kegiatan ini diikuti oleh kontributor penulis berita Kementerian Agama dari seluruh kabupaten/kota se riau berjumlah 80 orang peserta, tujuannya untuk meningkatkan kualitas penulisan berita di Satker Kementerian Agama, baik itu dari segi isi maupun dari segi jumlah.

Hadir 3 orang narasumber untuk mengisi materi dalam kegiatan tersebut. Pemateri pertama adalah seorang penulis Riau Grivenh H Putera, yang meyampaikan materi tentang motivasi dalam menulis berita atau artikel. Pemateri kedua, Dr. Muhammad Badri, M.Si yang merupakan salah seorang Dosen UIN Susqa Riau, yang membahas meateri tentang jurnalitik di era sekarang dengan jurnalitik di era zaman old (dulu). Pemateri ketiga merupakan salah seorang potografer, yang menjelaskan tentang teknik forografi yang baik.

Menurut salah seorang peserta Rakor dari Kuansing Depita Engriani menanggapi positif kegiatan Rakor ini. "Saya sangat mengapresiasi Inmas yang telah menaja acara ini, sehingga dapat meningkatkan motivasi untuk menjadi seorang penulis yang berkualias," jelasnya.

"Mengutip ucapan narasumber penulis Riau bapak Grivenh tadi, jika ingin menjadi penulis yang baik jadilah pembaca yang baik," ujar Depita menambahi.

Masih dari peserta Kuansing Darma Hendra menambahkan. "Kegiatan ini sangat bermanfaat, namun waktunya terlalu singkat, saya melihat ini baru membahas kulit-kulitnya saja belum sampai kepada intinya. Semoga kedepannya ada tambahan waktu, untuk memaksimalkan hasilnya," ungkap Hendra.

Melihat dari komentar yang disampaikan oleh peserta, Rakor tersebut sangat bermanfaat dan dibutuhkan. Sehingga dengan kegiatan yang ditaja, dapat meningkatkan kemampuan kontributor dalam membuat sebuah berita. (N/R)