Tembilahan (Inmas) Dalam melaksanakan ibadah haji maka syarat yang utama adalah niat ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Jngan ada niat yang lain, kemudian laksanakan ibadah haji sesuai manasik haji dari tuntunan Baginda Rasulullah SAW, yang telah diajarkan oleh para ulama kita, dan memperbanyak sabar karena Allah SWT sudah mengingatkan kita dalam Al-Qur'an bahwa barang siapa yang telah menetapkan niatnya untuk berhaji maka janganlah berbuat rafast, fasik dan jidal atau berbantah bantahan.
Tidak ada oleh-oleh yang paling berharga dari Tanah Suci, selain haji mabrur. Inilah aset yang akan ditukar dengan surga, sekaligus investasi paling berharga di akhirat. Dan, memang hanya surgalah yang disiapkan oleh Allah bagi orang-orang yang hajinya mabrur.
Demikianlah pesan dan kesan singkat Kasubbag Tata Usaha Kemenag Inhil, H. Guspiandi, S. Ag, MM didampingi Istri Gusti Kasma Guspiandi.
Hal itu diungkapkannya saat memberikan tepuk tepung tawar dan menaburkan beras kunyit kepada Jama'ah Calon Haji Pegawai Dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri, Selasa (10/7/2018) lalu.***(Utar)