0 menit baca 0 %

Ini Hasil Rapat SOP Embarkasi Haji Antara Riau Bila Terjadi 'Force Majeure'

Ringkasan: Riau (Inmas) -  Sehubungan dengan kondisi alam yang diakibatkan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap sehingga memungkinkan akan mengganggu jadwal penerbangan pesawat dari Pekanbaru ke Batam maka Pemprov Riau menggelar rapat lanjutan tentang Standart Operating Prosedure (SOP) apabila terjadi...

Riau (Inmas) -  Sehubungan dengan kondisi alam yang diakibatkan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap sehingga memungkinkan akan mengganggu jadwal penerbangan pesawat dari Pekanbaru ke Batam maka Pemprov Riau menggelar rapat lanjutan tentang Standart Operating Prosedure (SOP) apabila terjadi Force Majeure. Rapat ini dilaksanakan berdasarkan hasil rapat Pembahasan Kesiapan Embarkasi Dinas Gubernur Riau pada 3 April 2019 lalu.

Rapat Pembahasan Standart Operating Prosedure (SOP) Force Majeure Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau Tahun 2019 dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, termasuk Kementerian Agama dan Dinas Imigrasi Provinsi Riau, Rabu (10/04) siang.

Kepala Seksi Penyiapan Transportasi Udara Ditjen PHU Kemenag RI Edayanti memaparkan beberapa hal penting terkait kemungkinan yang terjadi yang disebabkan kondisi alam yang diakibatkan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap, sehingga memungkinkan akan mengganggu jadwal penerbangan pesawat dari Pekanbaru ke Batam.

 “Standar Operasional Prosedur (SOP) Force Majeure ini merupakan pedoman, panduan, pengarah alur kerja yang telah disepakati antar unit teknis terkait”, sebutnya.

Ia menilai SOP juga dapat berfungsi sebagai alat kontrol yang bersifat mengikat dan terintegrasi,  target pencapaian pekerjaan dapat maksimal, serta meminimalisir permasalahan yang kemungkinan akan dan dapat terjadi.

Lebih dari itu Edayanti mengatakan mengingat perlu adanya pertimbangan waktu, efesiensi dan tingkat kelelahan Jamaah, maka moda transportasi yang akan digunakan adalah transportasi udara, dengan mengalihkan pesawat feeder dari Pekanbaru-Batam menjadi Padang ke Batam.

Dikatakannya, rapat tersebut diselenggarakannya agar penyelenggaraan operasional haji di Embarkasi Haji Antara Riau berjalan dengan lancar, aman dan terkendali sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Kedua, terjaminnya kepastian pemberangkatan dan pemulangan Jemaah haji Provinsi Riau sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Hadir pada rapat tersebut Kabag Kesra Pemprov Riau, Kakanwil Kemenag Riau, Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau, Kasi Transportasi dan Akomodasi Haji, Kasi Dukumen dan Pendaftaran Haji.(vera)