0 menit baca 0 %

IMR-UI AJAK SISWA MAN 4 PEKANBARU KULIAH DI UNIVERSITAS INDONESIA

Ringkasan: RUMBAI - Untuk memberikan informasi tentang penerimaan mahasiswa baru di Universitas Indonesia (UI), Ikatan Mahasiswa Riau Universitas Indonesia (IMR-UI) melaksanakan kegiatan UIGTR (UI-Goes To Riau) Tahun 2020. Program kerja utama IMR-UI ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan motivasi studi...

RUMBAI - Untuk memberikan informasi tentang penerimaan mahasiswa baru di Universitas Indonesia (UI), Ikatan Mahasiswa Riau Universitas Indonesia (IMR-UI) melaksanakan kegiatan UIGTR (UI-Goes To Riau) Tahun 2020. Program kerja utama IMR-UI ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan motivasi studi pendidikan kepada para siswa SMA/MA/SMK/Sederajat agar dapat mempersiapkan diri melanjutkan jenjang studi ke pendidikan tinggi, khususnya di Universitas Indonesia. Sebagai perguruan tinggi klaster I di Indonesia, yang berdiri tahun 1849 (sekitar 171 tahun silam), kampus yang dikenal dengan sebutan kampus jaket kuning (Yellow Jacket), UI  memiliki lebih 47.000 mahasiswa dengan total alumni tidak kurang dari  400.000 orang, berada pada rangking 201 s/d 250 dunia menurut Times Higher Education World University Rangking Tahun 2018, dan merupakan perguruan tinggi terbaik nomor 1 se-Indonesia, membuatnya menjadi perguruan tinggi favorite mahasiswa dari berbagai belahan dunia. 

MAN 4 Pekanbaru yang menjadi sekolah  tujuan pertama kegiatan UIGTR ini, pada Selasa (7/1/2020) menyelenggarakan acara sosialisasi di ruang Aula MAN 4 Pekanbaru dan  dihadiri oleh seluruh siswa/i kelas XII (Dua Belas). Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak madrasah. "Kunjungan dalam rangka memberikan motivasi dan sosialisasi studi ke jenjang pendidikan tinggi bagi siswa/i kami, merupakan kegiatan yang secara terus menerus kami lakukan. Untuk menumbuhkan azam yang kuat bagi siswa,  agar dapat melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan UI tentunya menjadi impian dan doa dari kita semua disini", ucap Endah Seftiani, S.Pd , staff  Kesiswaan MAN 4 Pekanbaru menyambut kehadiran 21 orang  mahasiswa/i IMR-UI ini. Tentunya kegiatan ini diharapkan secara berkesinambungan dapat terus menerus dilakukan pada tiap tahunnya, tambah Endah yang juga Guru Bidang Studi Biologi di MAN 4 Pekanbaru.

"Di UI, Untuk jurusan S-1, kita memiliki 32 jurusan IPA dan 32 jurusan IPS. Untuk S-1 paralel, UI memiliki 15 jurusan IPA dan 16 jurusan IPS. Pada S-1 Kelas Internasional, UI memiliki 10 jurusan IPA dan 6 jurusan IPS, dan untuk pendidikan vokasi (D3) dengan 2 jurusan IPA dan 9 jurusan IPS. Dengan 4 rumpun ilmu, 13 fakultas dan program vokasi, UI siap menumbuhkan cakrawala berfikir manusia dengan prinsip Veritas, Probitas, Iustitia (Kebenaran, Kejujuran, Keadilan), sesuai moto UI. Dengan berbagai fasilitas pendidikan yang ada, kami menunggu kehadiran adinda kuliah di UI bersama kami", papar Djody Putra Pohandi, Ketua Umum IMR-UI, yang juga sedang menempuh studi  teknik industri semester 4 di UI dengan semangat. 

Adapun jalur masuk UI secara umum ada dua, yakni Pertama, Jalur Prestasi Akademik, melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kedua, Jalur Ujian Tulis. Bagi siswa yang tidak memenuhi syarat untuk mendaftar jalur prestasi akademik, misalnya tidak masuk pemeringkatan prestasi akademik atau telah lulus tahun sebelumnya, dapat mendaftar di jalur ujian tulis. S1 Reguler tahun 2020 membuka penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi mandiri SIMAK UI. Seleksi mandiri yang dimaksud disini bukanlah jalur mandiri yang penerimaannya lebih mahal. Biaya pendidikan S1 Reguler melalui SIMAK UI = biaya pendidikan S1 Reguler melalui SBMPTN = biaya pendidikan S1 Reguler melalui SNMPTN, tambah Afifah Raudah Jihan, pengurus IMR-UI menambahkan panjang lebar.

Terkait pembiayaan studi di UI, UI memiliki banyak fasilitas beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, maupun yang berprestasi. Yang populer pada peristiwa Tahun 2019 lalu, ada sosok Syahrul Ramadhan (18), pelajar cerdas asal SMA Negeri 2 Bangko, Rokan Hilir, Riau, anak dari Ayah yang berprofesi Tukang Las dan Ibu seorang penyapu jalan, lulus jalur SNMPTN pada jurusan kedokteran UI dan mendapat beasiswa Bidik Misi dari UI.  Pengalaman Syahrul ini menjadi bukti nyata bahwa UI menyediakan akses yang luas dan adil, serta pendidikan dan pengajaran yang berkualitas bagi seluruh siswa di Indonesia yang telah lulus seleksi akademik. Kondisi finansial bukanlah penghalang untuk dapat menempuh perkuliahan di UI tambah Afifah memotivasi siswa/i MAN 4 Pekanbaru. 

Antusias siswa terlihat hingga pada sesi akhir acara, dengan saling berbagi nomor handphone antara siswa MAN 4 Pekanbaru dengan pengurus IMR- UI. "Untuk menanyakan berbagai hal tentang UI, karena jujur saya sangat ingin kuliah di UI. Apalagi kata kakak-kakak mahasiswa disana, IMR-UI ini adalah wadah kekeluargaan mereka selama di perantauan. Sekalian minta tips dan trik agar lulus SIMAK UI", ujar Nauroh Fatimah, siswa kelas XII IPA MAN 4 Pekanbaru. Kepala MAN 4 Pekanbaru, Agus Salim Tanjung, MA mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih banyak kepada IMR-UI atas penyelenggaran UIGTR di MAN 4 Pekanbaru ini. (tjg)