Ilmu Pengetahuan Syarat Mutlak Kemajuan Peradaban Islam
Ringkasan:
Rohul (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan kunjungan kerja bersempena dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah dengan masyarakat Tambusai Timur, Selasa (8/3) bertempat di Pondok Pesantren Hassanatul Barokah Desa Sukamaju Tambusai Ti...
Rohul (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan kunjungan kerja bersempena dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah dengan masyarakat Tambusai Timur, Selasa (8/3) bertempat di Pondok Pesantren Hassanatul Barokah Desa Sukamaju Tambusai Timur Kab. Rokan Hulu.
Hadir pada kesempatan tersebut tokoh agama, tokoh masyarakat, ninik mamak, anak-anak pondok pesantren dan masyarakat muslim Tambusai Timur yang berjumlah lebih kurang 250 orang.
Kakankemang Rohul Drs H Ahmad Supardi MA dalam ceramahnya mengatakan bahwa sejarah mencatat bahwa kemajuan peradaban islam pernah mencapai kemajuan yang sangat gemilang. Dua pertiga dunia pernah dikuasai oleh islam. Kemajuan islam sampai ke Spanyol yang kala itu dikenal dengan Andalusia. Di Andalusia pernah berdiri Universitas Cordova, tempat semua orang belajar, baik Islam maupun non Islam yang berasal dari dunia barat.
Para pakar kemajuan ilmu pengetahuan kontemporer mengakui, bahwa kemajuan dunia barat hari ini, sangat dipengaruhi oleh dunia islam sebab orang barat belajar ilmu pengetahuan yunani kuno, justru dari dunia islam yang telah menerjemahkan secara besar besaran ilmu yunani kuno kedalam bahasa arab. Oleh karena itu, dunia barat harus berterima kasih kepada dunia islam. Kemajuan islam yang gemilang dan perannya yang luar biasa atas kemajuan dunia barat, tidak terlepas dan bahkan sangat tergantung dengan peran Nabi Muhammad SAW.
"Dengan Peringatan maulid nabi ini salah satunya adalah mencontoh peran Muhammad SAW dalam bidang pengembangan dunia ilmu pengetahuan. Muhammad SAW mempunyai perhatian yang luar biasa dalam ilmu pengetahuan. Hal itu dibuktikan dalam hadist nabi , antara lain : tuntunan ilmu pengetahuan dari buaian sampai dengan liang lahat. Menurut ilmu adalah kewajban bagi setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan. Tuntunlah ilmu pengetahuan sampai kenegeri cina," ujar Ahmad (js)