Meranti
(Inmas) - Sebanyak 132 orang mahasiswa/i Sekolah Tinggi Agama Islam
(STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Angkatan XV di 7 (tujuh) Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti
Provinsi Riau. Dari 7 (tujuh) Kecamatan tersebut dibagi menjadi 14
kelompok dan disebar ke 14 Desa di daerah terpencil, terluar dan
terdepan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Adapun
14 desa tempat Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Program Studi
Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut yaitu Desa Tenan dan Desa Kundur
di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Desa Mengkirau dan Desa Selat Akar di
Kecamatan Tasik Putri Puyu, Desa Sungai Anak Kamal dan Desa Pelantai di
Kecamatan Merbau, Desa Tanjung Bunga dan Desa Centai di Kecamatan Pulau
Merbau, Desa Bina Sempian dan Desa Sonde di Kecamatan Rangsang Pesisir,
Desa Repan dan Desa Penyagun di Kecamatan Rangsang serta Desa Batin Suir
dan Desa Lukun di Kecamatan Tebing Tinggi Timur.
Ketua
pelaksana kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus Wakil Ketua III
bidang Kemahasiswaan STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Rubiana, S.Si.,
M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti oleh mahasiswa
selama 1 bulan lebih yang dimulai pada tanggal 11 Juli 2017. Menurut
Rubiana, dalam pelaksanaannya nanti para mahasiswa diharapkan bisa
menyesuaikan diri dengan baik di tengah-tengah masyarakat dan memberikan
yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kuliah
Kerja Nyata (KKN) sendiri merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti
oleh setiap mahasiswa. Selain sebagai perwujudan dari tridharma
perguruan tinggi, kegiatan ini juga dalam rangka mengaplikasikan ilmu
dan teori yang selama ini diperoleh dalam proses pembelajaran di kelas
ditengah-tengah masyarakat.
Sebelum
pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sebelumnya para mahasiswa telah
dibekali dengan pembekalan KKN yang diisi oleh beberapa pemateri seperti
Wakil Bupati  Kepulauan Meranti Drs. H. Said Hasyim, M.Si, Kapolres
Kepulauan Meranti Barliansyah, S.Ik, pemateri Kejaksaan Negeri
Selatpanjang dan narasumber lainnya. (zieah).