0 menit baca 0 %

Ikhlas Itu Melahirkan Ketenangan Jiwa

Ringkasan: Kampar (Inmas) – Sikap ikhlas itu, akan melahirkan ketenangan dan kebahagianjiwa. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Syafrizal Aziz dalam tausiyah pagi jum’at (26/02), di Mushollah Miftahul &...

Kampar (Inmas) – Sikap  ikhlas itu, akan melahirkan ketenangan dan kebahagianjiwa. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Syafrizal Aziz dalam tausiyah pagi jum’at (26/02), di Mushollah Miftahul ‘ilmi Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Syafizal menjelaskan, Ikhlas itu artinya memurnikan tujuan bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah dari hal-hal yang dapat mengotorinya. Dalam arti lain, ikhlas adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam segala bentuk ketaatan. Atau mengabaikan pandangan makhluk dengan cara selalu berkonsentrasi kepada Al Khaaliq.

Ikhlas merupakan salah satu pilar yang terpenting dalam Islam. Karena ikhlas merupakan salah satu syarat untuk diterimanya ibadah. Hal ini bisa dilihat dari hadits Abu Umamah, yaitu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda setelah ditanya mengenai orang yang berperang untuk mendapatkan upah dan pujian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla tidak menerima suatu amal, kecuali jika dikerjakan murni karenaNya dan mengharap wajahNya”, jelasnya.

Oleh karena itu, mari kita tanamkan pada diri kita masing-masing, untuk selalu besikap ikhlas, baik dalam bekerja maupun dalam segala hal, harap Syafrizal. (Ags)