Pelalawan (Inmas)- Bulan April di Indonesia dijadikan sebagai bulan lahirnnya kebangkitan perempuan dalam mengambil perannya mencerdaskan kehidupan berbangsa. Kartini dijadikan contoh perempuan di Indonesia yang berjuang agar para perempuan juga memiliki hak yang sama mendapatkan pendidikan dan kesejahteraan.
Ketua DWP Kemenag Pelalawan, Hj Hasmidar, menuturkan, peran seorang perempuan terutama seorang ibu tidak bisa dianggap tidak penting dalam mendidik anak yang cerdas, pembentukan karakter anak dimulai oleh Ibu itu sendiri, contohnya ketika seorang Ibu pada saat memberikan ASI, sang Ibu mengelus anaknya seraya melafalkan do’a yang nantinya akan menjadi anak yang sesuai dengan harapannya.
“Perempuan Indonesia mempunyai masa depan yang cerah, untuk itu perlu terus menggali potensi dengan terus belajar. Tantangan ke depan semakin berat, dan peran kaum perempuan sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembangunan bangsa ini, termasuk dalam membangun generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Sebagai seorang Istri ASN dari Kementerian Agama, kemanapun dapat menjadi penyeimbang suami dalam melakukan tugas, seperti ikut menjadi motivator selain sebagai seorang istri dan pendamping suami. Selain itu, seorang ibu yang mendidik anak-anak supaya berhasil dan berpotensi menjadi anak yang sholeh, sehingga pandangan masyarakat terhadap Keluarga Kementerian Agama dapat menjadi tdi tengah masyarakat.
“Mari jadi Kartini sejati, kita para istri menjadi istri yang baik, sekaligus ibu yang teladan. Sebagai ibu, kita wajib mendidik anak-anak kita dengan baik, dengan landasan-landasan nilai agama dan moral agar kelak, anak-anak kita mampu menjadi anak yang kuat dan siap menghadapi tantangan globalisasi, “ pungkasnya. (andi)