0 menit baca 0 %

HUT PGRI

Ringkasan: Ka.Kanwil Kemenag Prov.Riau Jadi Inspektur Upacara HUT PGRI Ke-67 PEKANBARU. Ka/Kanwil Kemenag Prov.Riau “Drs.H Tarmizi MA” menjadi inspektur upacara pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT-red) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI-red) dan Hari Guru Nasional 2012 di Lapangan Upacara Kanwi...
Ka.Kanwil Kemenag Prov.Riau Jadi Inspektur Upacara HUT PGRI Ke-67 PEKANBARU. Ka/Kanwil Kemenag Prov.Riau “Drs.H Tarmizi MA” menjadi inspektur upacara pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT-red) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI-red) dan Hari Guru Nasional 2012 di Lapangan Upacara Kanwil Kemenag Riau Jl.Sudirman No.235 Pekanbaru. Upacara tersebut di ikuti oleh seluruh pegawai Kanwil Kemenag Riau dan guru-guru utusan dari madrasah yang ada di Kota Pekanbaru, adapun yang bertindak sebagai pengibar bendera adalah Paskibraka dari siswa MAN 2 Model Pekanbaru, pembaca pembukaan UUD 45 “Drs.H.Rialis M.Pd” Kasi Kurikulum, Bid.Mapenda Kanwil Kemenag Riau, pembaca Panca Prasetia KORPRI “H.Suhardi HS” Kasi Penyuluh, Bid.Penamas, Kanwil dan pembaca Ikrar Guru “Dra.Sri Murni” Guru MIN 1 Pekanbaru, Kota Pekanbaru. Upacara HUT PGRI ke-67 dan Hari guru Nasional tersebut dilaksanakan secara hidmat dari awal sampai akhir, dalam amanatnya bapak Ka.Kanwil membacakan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dalam sambutan tersebut Ka.kanwil didepan peserta upacara menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, tenaga pendidik dan kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula saya ucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2012 dan sekaligus selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Seorang guru teladan pernah ditanya mengapa dia tertarik menjadi guru? Jawabnya adalah karena guru (bahkan hanya guru) yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan. Dia tidak berharap dapat menyentuh masa depan karena hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Tetapi cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, profesi guru menjadi jauh lebih menarik dari pada profesi yang lain, itulah sesungguhnya jawaban guru teladan tersebut. Bertanggung jawab terhadap pembentukan masa depan menunjukkan bahwa guru berbeda dari profesi lainnya. Oleh sebab itu, tidaklah berlebihan apabila sebagai profesi, guru mendapatkan kehormatan memiliki hari guru, kehormatan yang tinggi ini memiliki implikasi pentingnya profesionalitas guru, profesionalitas guru akan terasa hasilnya pada masa depan, yang apabila salah arah, akan mustahil diputar kembali untuk memperbaikinya, karena pendidikan adalah proses yang tidak bisa di balik (irreversibel process),ujar Ka.Kanwil. Seusai upacara, Ka.Kanwil dan para guru madrasah foto bersama sebagai kenang-kenangan di halaman kantor kanwil kementerian agama Provinsi Riau. Zakir