Siak (Inmas) – Saat ini, persaingan lembaga sekolah memang sangat pesat. Mulai dari segi infrastruktur, fasilitas belajar, sistem belajar hingga raihan prestasi yang diperoleh siswa setiap sekolah. Terlebih lagi, lembaga sekolah tingkat dasar yang berbasis Madrasah sering dianggap sebelah mata dalam segi pembelajaran kepada anak didiknya. Karena stigma inilah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Hijrah, Jalan Sultan Syarif Qasim Simpang Belutu Kec. Kandis Siak.
Usaha untuk menyukseskan impian itu, MTs Nurul Hijrah menjalankan program pembelajaran inovatif dan inspiratif tanpa tidak membuat stres peserta didik dengan pembelajaran yang dijalankan. Akhirnya dipilihlah sistem belajar di alam terbuka yang juga menjadikan agenda rutin setiap beberapa bulan sekali.
Menurut Kepala Madarasah MTs Nurul Hijrah, Harminis, S.Pd.I, “program pembelajaran di alam terbuka ini wajib diikuti seluruh elemen madrasah mulai pendidik dan peserta didik. Pembelajaran langsung dilaksanakan dengan praktik sehingga para siswa-siswi bisa menerapkan teori yang diajarkan di meja kelas”.
Lebih lanjut beliau melanjutkan, “dalam jangka waktu kurang lebih 30 menit siswa/i mampu beradaptasi dengan lingkungan dengan memegang buku dan berdiri dari satu titik dan mengamati serta mencatat apa apa yang dilihat. Dimulai mengamati dari arah barat, timur, dan seterusnya, sekaligus membuat kesimpulan atas apa apa yang telah di amati” ungkapnya.