0 menit baca 0 %

Heni Listri Sampaikan Empat Ciri Wanita Yang Memasuki Pintu Syurga Mana Saja Yang Dia Inginkan.

Ringkasan: Meranti(inmas)- Penyuluh Agama Islam non PNS Kecamatan Tebing Tinggi Heni Listri.S.H memberikan wirid pengajian di gedung wanita yang di ikuti anggota GOW ( Gabungan Organisasi Wanita) Kecamatan Tebing Tinggi (10/2/2020).Heni listri susanti, S.H.I dalam pengajian ini menyampaikan Empat ciri wanita y...

Meranti(inmas)- Penyuluh Agama Islam non PNS Kecamatan Tebing Tinggi Heni Listri.S.H memberikan wirid pengajian di gedung wanita yang di ikuti anggota GOW ( Gabungan Organisasi Wanita) Kecamatan Tebing Tinggi (10/2/2020).

Heni listri susanti, S.H.I dalam pengajian ini menyampaikan Empat ciri wanita yang memasuki pintu syurga mana saja yang dia inginkan.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadist pernah menjelaskan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Hal ini tentu menjadi salah satu berita yang menakutkan mengingat siksa dan azab neraka begitu pedih.

Kabar ini bagi sebagian wanita layaknya angin lalu yang dilupakan begitu saja. Namun bagi wanita muslimah yang takut akan azab Allah, hal ini tentu menjadi peringatan agar selalu menjalankan kebenaran dan menjauhi segala larangan-Nya.

Ternyata meski wanita rentan berbuat dosa, namun Allah SWT tidak akan menjauhkan surga terhadap kaum hawa. Wanita tetap bisa memasuki surga, bahkan dari berbagai pintu manapun yang diinginkannya.

Tetapi mereka harus masuk dalam kriteria yang disebutkan Rasulullah SAW sebagai berikut.

1. Menjaga Salat Lima Waktu

Kriteria pertama wanita yang bisa masuk surga dari pintu mana saja setelah ia beriman kepada Allah SWT adalah mereka yang menjaga saalat lima waktunya.

Hal ini sesuai dengan Hadist Rasulullah. Rasulullah SAW bersabda: " Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, " Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka." (HR. Ahmad; shahih)

2. Berpuasa di Bulan Ramadhan

Kriteria selanjutnya yaitu wanita yang berpuasa di bulan Ramadan. Ia berpuasa penuh di bulan yang mulia itu, kecuali waktu-waktu ia berhalangan dan yang diharamkan untuk berpuasa. Ketika saat Ramadan itu ia terhalang haid, maka ia menggantinya di bulan selain Ramadhan.

Hal serupa juga karena sakit, maka ia menggantinya di hari lain pula. Akan tetapi, berbeda halnya dengan wanita yang sudah tua dan tidak mampu berpuasa. Diberi kewajiban kepadanya untuk membayarkan fidyah sebagai gantinya.

3. Menjauhi Zina

Kriteria wanita selanjutnya yang bisa masuk surga dari pintu manapun adalah mereka yang menjauhi zina. Wanita muslimah yang demikian ini bukan hanya tidak menjaga kemaluannya dari zina, akan tetapi juga menjauhi zina tersebut sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT.

" Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk" . (QS.Al Israโ€™ : 32)

4. Taat kepada Suami

Kriteria wanita yang terakhir yaitu wanita yang taat kepada suami mereka. Namun dengan catatan ia mentaati suami dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat agama Islam. Bagi seorang wanita muslimah, setelah menikah maka orang yang pertama kali berhak untuk ditaati adalah suaminya.(tim inmas)