0 menit baca 0 %

Heboh, Santri MIN 1 Siak Ajak Tamu Undangan Khusus Menari Bersama

Ringkasan: Siak (Inmas) Ada hal yang menarik saat acara wisuda santri kelas VI Madrasah Ibtida iyah Negeri (MIN) 1 Siak, Kecamatan Sabak Auh. Dalam kegiatan sakral ini, sejumlah santri menampilkan kreativitasnya yang diantaranya adalah tarian tradisional yakni Joged Lambak.

Siak (Inmas) – Ada hal yang menarik saat acara wisuda santri kelas VI Madrasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 1 Siak, Kecamatan Sabak Auh. Dalam kegiatan sakral ini, sejumlah santri menampilkan kreativitasnya yang diantaranya adalah tarian tradisional yakni Joged Lambak. Pada saat santri menampilkan salah satu tarian tradisional melayu, para penari cilik tersebut berebut untuk menarik tamu undangan khusus yang diantaranya Plh. Kepala Kankemenag Siak, H. Ahmad Muhaimin, S.Ag, Kasi Kesra Kecamatan Sabak Auh, Misran, Kepala KUA Kecamatan Sabak Auh, Norkholes, S.Ag, Babinkamtibmas Polsek Sabak Auh, Danramil, UPTD Pendidikan Kecamatan Sabak Auh, untuk sama-sama menari bersama mereka.

Hal ini tentu membuat heboh dan menambah keceriaan dan kemeriahan acara perpisahan santri MIN 1 Siak tersebut. Terlihat para tamu undangan tersebut awalnya malu-malu dan akhirnya mampu bersama-sama menari melayu dengan santri MIN 1 Siak tersebut. Usai menari, kesemua tamu undangan khusus yang ikut menari tersebut Diantar kembali dengan diarak bersama-sama menuju tempat duduk mereka kembali sembari mengucapkan terimakasih.

Sebagaimana diketahui, MIN 1 Siak menggelar wisuda untuk 38 orang santrinya hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala MIN 1 Siak, Drs. Ahmad Rifa’I, “ada sebanyak 38 siswa/i yang mengikuti wisuda tahun ajaran 2017/2018 ini dengan rincian 22 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Alhamdulillah, pada hari ini akan kami kembalikan kepada Orang Tua/Wali setelah selama lebih kurang 6 tahun lamanya dititipkan kepada kami untuk dididik dan dibina dengan berbagai macam ilmu pengetahuan, baik itu pengetahuan umum maupun pengetahuan Agama. Semoga apa yang didapat dapat diamalkan dan dikembangkan di tingkat yang lebih tinggi lagi”, ujarnya. (Hd)