0 menit baca 0 %

HASIL SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA YANG BERHAK MENGIKUTI SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2018

Ringkasan: Riau (Inmas) Untuk Daftar Nama -Nama Bisa Di donwload di link DONWLOAD.Adapun Hasil Keputusan Ini Berdasarkan Surat Keterangan Dari Kementerian Agama Republik Indonesia Dengan Nomor : P-361 11/ SJ/B.11.2/K.p.00.1/12/2018. TENTANG HASIL SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA YANG BERHAK MENGIKUTI SE...

Riau (Inmas) – Untuk Daftar Nama -Nama Bisa Di donwload di link DONWLOAD.

Adapun Hasil Keputusan Ini Berdasarkan Surat Keterangan Dari Kementerian Agama Republik Indonesia Dengan Nomor : P-361 11/ SJ/B.11.2/K.p.00.1/12/2018.

TENTANG HASIL SELEKSI KOMPETENSI DASAR DAN PESERTA YANG BERHAK MENGIKUTI SELEKSI KOMPETENSI BIDANG CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2018 

Menindaklanjuti Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/D3012/XII/18.01 Tanggal 1 Desember 2018 perihal penyampaian hasil Seleksi SKD CPNS Kementerian Agama Tahun 2018, disampaikan hal sebagai berikut : 

1. Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah sebagaimana terdapat dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari pengumuman ini; 

2. Penetapan peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) didasarkan pada ketentuan yaitu: 

 a. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar             Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018; 

 b. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi                Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018; 

3. Arti kode dalam lampiran pengumuman ini yaitu:

   a. Kode "P1/L" adalah peserta kelompok 1 yang memenuhi Nilai Ambang Batas SKDPermenpanRB No 37 Tahun 2018 dan dapat mengikuti SKB;

   b. Kode  "P2/L"  adalah  peserta  kelompok 2 yang  memenuhi  Nilai  Kumulatif SKD PermenpanRB No 61 Tahun 2018 dan dapat mengikuti SKB;

   c. Kode TV adalah peserta Kelompok 1 yang memenuhi Nilai Ambang Batas SKD PermenpanRB No 37 Tahun 2018 namun tidak dapat mengikuti SKB; 

   d. Kode  "P2"  adalah  peserta  kelompok 2 yang  memenuhi  Nilai  Kumulatif  SKD PermenpanRB No 61 Tahun 2018 namun tidak dapat mengikuti SKB; 

   e. Kode "TL" adalah peserta tidak memenuhi Nilai Ambang Batas SKD Permenpan RB No 37 Tahun 2018 dan Nilai Kumulatif SKD PermenpanRB No 61               Tahun 2018; 

   f. Kode "TH" adalah peserta tidak hadir; 

  g. Kode "TMS" adalah peserta yang dinyatakan gugur.  

4.Selanjutnya, terhadap peserta SKB wajib mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan sebagai berikut:

   a. Wajib mengikuti setiap tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai denganjadwal, waktu, dan tempat seleksi yang ditetapkan.

   b. Pelaksanaan SKB dimulai pada tanggal 17 Desember 2018 sampai dengan selesai di satuan kerja masing - masing.

   c. Jadwal, waktu, dan tempat seleksi lebih lanjut diumumkan melalui website satuan kerja masing-masing yang dilamar oleh peserta. Dimohon agar peserta  SKB selalu   memantau informasi melalui website satuan kerja masing   masing.

   d. Berdasarkan  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Nomor 36 Tahun2018,  pedoman pelaksanaan SKB menjadi    kewajiban Instansi. Sehubungan dengan hal tersebut panitia menetapkan mated dan bobot SKB sebagai berikut:

     1) Psikotes dengan bobot 30%. 

     2) Praktik Kerja dengan bobot 35%. 

     3) Wawancara dengan bobot 35%. 

  e. Bagi peserta yang tidak hadir dan/atau tidak mampu mengikuti salah satu atau seluruh  tahapan SKB dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang  telah ditetapkan, maka dinyatakan gugur. 

   f. Pada saat Seleksi Kompetensi Bidang, peserta wajib membawa:

       1) Kartu Peserta Ujian.

       2) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ash atau ash Surat Keterangan telah melakukan perekaman kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan  Sipil/Kecamatan bagi yang belum memiliki e-KTP. 

      3) Bagi peserta yang tidak membawa KTP asli karena hilang, wajib menunjukkan Kartu Keluarga asli yang mencantumkan NIK sesuai dengan yang terdaftar di SSCN  BKN. 

      4) Bagi peserta yang NIK pada KTP-nya berbeda dengan NIK pada Kartu Peserta Ujian, wajib melampirkan surat keterangan dari Dinas Kependudukan                 dan Pencatatan  Sipil/Kecamatan serta wajib membawa asli identitas lain seperti SIM, Paspor. 

   g. Peserta  SKB  yang  pada  saat  seleksi  tidak membawa dokumen sebagaimana dipersyaratkan pada poin e tidak dapat mengikuti ujian SKB. 

   h. Selain persyaratan pada poin e, peserta juga dipersyaratkan untuk: 

         1) Membawa portofolio/bukti karya/prestasi diri, seperti piagam penghargaan, jurnal internasional, karya tulis dan lain-lain; 

        2) Membawa perlengkapan alat tulis dan papan kerja; 

        3) Khusus formasi jabatan Guns, berdasarkan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara  dan  Reformasi  Birokrasi  Nomor:                                                 B/646/S.SM.01.00/2018  tanggal 30  November 2018 perihal Verifikasi Sertifikasi Pendidik bagi Formasi Jabatan Guru dalam Seleksi CPNS 2018, mengikuti            ketentuan: 

        a) Bagi yang memiliki sertifikat pendidik dan tinier dengan formasi yang dilamar, tidak  mengikuti  SKB  praktik  kerja  namun wajib  mengikuti  psikotes                    dan wawancara; 

        b)  Bagi yang memiliki sertifikat pendidik dan tidak linier dengan formasi yang dilamar atau tidak memiliki sertifikat pendidik, wajib mengikuti                                      seluruh tahapan SKB; 

   i. Khusus bagi Eks Tenaga Honorer Kategori-II wajib hadir dan mengikuti psikotes dan wawancara sesuai lokasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi        masing- masing.

   j. Ketentuan pakaian pada saat SKB :

           1) Pria : atasan kemeja putih polos, celana panjang berbahan kain warna gelap polos, dan menggunakan sepatu (rapi dan sopan), mengenakan                             pita hijau di lengan kanan (ditempel peniti).

           2) Wanita : atasan kemeja putih polos, rok panjang/sopan berbahan kain warna gelap polos, menggunakan sepatu (rapi dan sopan), bagi yang                               berkerudung gelap polos,mengenakan pita hijau di lengan kanan (ditempel peniti).

   k. Peserta SKB wajib hadir 90 (sembilan puluh) menit sebelum SKB dimulai.

5. Lain - lain

       a. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan. 

       b. Kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Oleh karena itu, dihimbau agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo)  yang menjanjikan  dapat  membantu  kelulusan  dalam  setiap tahapan  seleksi  dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun. 

     c. Apabila pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta/ketentuan atau melakukan manipulasi data maka kelulusan yang bersangkutan  dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS. 

      d. Apabila pelamar terbukti memiliki pemahaman keagamaan yang menyimpang dan tidak memiliki komitmen kebangsaan yang kuat berdasarkan peraturan perundang-  undangan yang berlaku maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS. 

      e. Kelalaian peserta dalam membaca dan mernahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta. 

      f. Penetapan/keputusan Panitia Pengadaan CPNS Kementerian Agama tahun 2018 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.