0 menit baca 0 %

Haryati . Manajemen Keuangan Wiarusaha Harus Lebih Simple, Sederhana Dan Aplikatif.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Dihadapan peserta Pembinaan Penyuluhan Mustahq dan Muzakki di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Haryati, SE.ME.Sy.Ak sampaikan materi tentang Manajemen Keuangan Kelompok Usaha Mustahiq. Rabu (19/04) Kegiatan pembinaan dan penyuluhan mustahiq kelompok usaha produktif ba...

 

Pekanbaru (Inmas). Dihadapan peserta Pembinaan Penyuluhan Mustahq dan Muzakki di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Haryati, SE.ME.Sy.Ak sampaikan materi tentang Manajemen Keuangan Kelompok Usaha Mustahiq. Rabu (19/04)

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan  mustahiq kelompok usaha produktif bantuan DIPA Kanwil tahun 2015 ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Edwar S UMAR, M.Ag dan dikuti oleh 20 orang peserta dari 4 kelompok binaan, yaitu kelompok binaan Pinang Seleret, kelompok binaan Bumi Raya, kelompok binaan Mekar Berseri dan kelompok binaan Lokakarya.

Haryati yang juga menjabat Kepala  Penyelenggara Syari’ah Kemenag Kota Pekanbaru sampaikan  beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen keuangan wirausaha. Pertama. Pencatatan keuangan harus sederhana, Setiap transaksi dalam kegiatan usaha haruslah dicatat (faktubu) dan disusun dengan baik. Penyusunannya dalam bentuk catatan akutansi sederhana (simple). Kedua Laporan Keuangan harus aplikatif, jelas antara penerimaan dan pengeluaran kas, sehingga memudahkan perhitungan laba/rugi  serta memudahkan dalam pengawasan. Jelas Haryati

Sementara itu salah seorang peserta, H. Zulkarnain, S.Ag yang punya usaha ikan lele dari kelompok binaan Pinang Seleret usai penutupan acara berkomenter. “ Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kedepannya untuk dapat ditingkatkan lagi dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kota Pekanbaru” Ungkap Zulkarnain. (Idris)