Pelalawan (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menargetkan tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) madrasah tahun 2015 mencapai 100 %. Ujian nasional untuk Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Pelalawan tahun 2015 diikuti 106 orang siswa. Adanya kenaikan peserta UN MA ini merupakan indikasi tingkat penyerapan siswa-siswi di madrasah semakin meningkat, dan ini tentu ada efek pada peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) maupun Angka Partisipasi Kasar (APK). Peningkatan APM dan APK ini setidaknya dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan pendidikan oleh pemerintah, dan adanya kepercayaan kepada madrasah yang semakin meningkat.
Untuk memastikan pelaksanaan ujian nasional tingkat MA pada 13-15 April 2015 berjalan dengan lancar, Kepala kantor Kementerian Agama Kbupaten Pelalawan Drs.H. Zulkifli memberikan surat tugas kepada beberapa pejabat dan pegawai untuk melakukan monitoring pelaksanaan UN di beberapa madrasah, termasuk hari pertama pelaksanaan UN, 13 April 2015 Drs.H. Zulkifli turut melakukan monitoring didampingi Kasi Pendis Kemenag Pelalawan Dr.Edi Iskandar, S.Ag,M.Pd meninjau pelaksanan UN di MA YHM jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci.
Kepala Kantor Kemenag yang dijumpai di sela-sela peninjauan UN mengungkapkan, “Alhamdulillah penyelenggaraan UN tahun ini berjalan lancar, tidak ada keterlambatan distribusi soal, dan tidak ada indikasi kebocoran soal. Semoga UN untuk tingkat MA dari siswa Madrasah Aliyah se Kabupaten Pelalawan dapat lulus 100% seperti halnya tahun 2014 kemarin,” ujar beliau.
Sementara itu Dr. Edi Iskandar,S,Ag, M.Pd mengatakan dalam pemantauan ujian nasional selain dari Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, ada juga tim pemantau dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau juga ikut melaksanakan pemantauan ujian nasional yang dilaksanakan pada Madrasah Aliyah di Kabupaten Pelalawan.
Secara umum, pelaksanaan ujian nasional tingkat Madrasah Aliyah pada hari pertama di Kabupaten Pelalawan sudah berjalan baik. “Semoga siswa MA dapat lulus 100% dan berhasil meraih nilai UN tertinggi,” harap beliau. (AA)
*Edit by ghp