0 menit baca 0 %

Hari Pertama UN Di MAS Al-Muhajirin Tapung, Berjalan Sukses

Ringkasan: Kampar (Inmas) Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di hari pertama pada Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Muhajirin Tapung, berjalan sukses. Demikian disampaikan Staf Seksi Pendidikan Madrasah Sabaruddin S.Kom, didampingi Humas Kemenag Kampar Usman SAg, saat memonitoring pelaksanaan UN di MAS Al-Muhajirin...
Kampar (Inmas) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di hari pertama pada Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Muhajirin Tapung, berjalan sukses. Demikian disampaikan Staf Seksi Pendidikan Madrasah Sabaruddin S.Kom, didampingi Humas Kemenag Kampar Usman SAg, saat memonitoring pelaksanaan UN di MAS Al-Muhajirin Tapung, Kecamatan Tapung, hari senin (09/04/2018). Dalam monitoring tersebut Sabaruddin mengatakan, bahwasanya jumlah murid MAS Al-Muhajirin Tapung yang mengikuti UN tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 25 orang peserta. Terdiri dari 14 orang murid laki-laki dan 11 orang murid perempuan. Mata pelajaran yang diujiankan pada hari ini adalah Bahasa Indonesia. Lebih lanjut Sabaruddin mengatakan, Ujian Nasional pada tahun ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai hari ini tanggal 09 April s/d hari kamis tanggal 12 April 2018. Mata pelajaran yang diujiankan pada hari selasa besok Matematika, hari rabu Bahasa Inggris dan hari kamis satu mata pelajaran jurusan yang diujikan. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ini terbagi 2 bagian. Ada Madrasah kita yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan ada juga yang melaksanakan Ujian Nasional (UN) biasa. Jumlah Murid MA yang melaksanakan UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018 sebanyak 667 orang, sedangkan yang melaksanakan Ujian Nasional (UN) biasa sebanyak 1158 orang, terang Sabaruddin Jumlah Madarah Madrasah Aliyah (MA) yang mengikuti UN ini sebanyak 48 lokasi atau 48 MA. Yang melaksanakan UNBK tahun ini hanya sebanyak 5 Madrasah. 5 Madrasah Aliyah tesebut yakni MAN 1 Kampar, Kecamatan Kuok, MAN 2 Kampar, Kec. Kampar, MAN 3 Kampar Kec. Kampar Kiri, MAN 4 Kampar Kec. Kampa, dan Pondok Pesantren Dharun Nahdho Thawalib Bangkinang. Selebihnya atau sebanyak 43 MA, masih melaksanakan UN Biasa, pungkas Sabaruddin. (Ags/Usm)