Riau (Inmas) - Ancaman terorisme belakangan semakin meresahkan dan semakin massif bahkan tidak mengenal tempat seperti rumah ibadah. Berdasarkan hasil penyusunan database terhadap masjid, gereja kristen dn gereja katolik yang dilakukan di beberapa kota besar di Indonesia, ditemukan bahwa masih ada tempat ibadah yang belum memiliki SOP sistem keamanan dan minimnya perhatian akan pentingny sistem keamanan di lingkungan tempat ibadah.
Oleh karenanya Direktorat Perlindungan Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi SOP Sistem Keamanan Lingkungan Tempat Ibadah dalam Menghadapi Ancaman Terorisme di Pangeran Hotel Pekanbaru pada Tanggal 13 s.d 15 September 2017.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Direktur Perlindungan BNPT Drs H Herwan Chaidir tersebut diikuti oleh 70 orang peserta, terdiri dari perwakilan masjid, gereja kristen dan katolik Provinsi Riau sebanyak 20 peserta, Binda Provinsi Riau, direktorat binmas polda Riau, kejaksaan tinggi Riau, Bakesbangpol Riau, Korem 31 wirabuana, pangkalan TNI AU Pekanbaru, Kapolresta Pekanbaru, FKPT Riau, MUI, DMI, Direktorat D BAIS TNI, Densus 88 AT Mabes Polri, Lembaga Daulat bangsa, dan peserta dari provinsi lainnya utusan masing masing gereja, masjid di Indonesia.
Ia mengatakan kegiatan ini digelar untuk memudahkan bagi pengelola tempat ibadah, Polri, TNI, BNPT dan pemangku kepentingan lainnya dalam memahami tugas dan tanggung jawab ketika menghadapi ancaman dan serangan terorisme di lingkungan tempat ibadah.
Lebih lanjut ia memaparkan tentang SOP yang memberikan gambaran mengenai penentuan tingkat ancaman dan tindakan yang harus diambil serta mekanisme komunikasi dan koordinasi yang dilakukan sebagai bentuk penanganan terhadap ancaman serangan terorisme yang terjadi.
"Hal ini dilakukan semata mata untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dan menerapkan SOP ini dengan baik sehingga nantinya kontribusi pemerintah melalui BNPT bisa berjalan optimal  pada masyarakat dalam menjalankan ibadah", terangnya.
"Melalui sosialisasi standart SOP sistem keamanan lingkungan tempat ibadah yangbdisusun BNPT ini diharapkan mampu mencegah terjadinya hal hal yang tak diinginkan dan dapat menjamin kenyamanan masyarakat dalam beribadah", tekannya lagi.
Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA yang turut hadir pada acara pembukaan sosialisasi tersebut, dipenghujung acara pembukaan menerima sebuah cendramata berupa Plakat  dari BNPT dan disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir.(vera/faj/belen/eka)