Riau (Inmas)- Untuk meningkatkan motivasi dan semangat kerja
Aparatur Sipil Negera (ASN) di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, hari pertama
kerja pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 M, Senin
(10/6/2019) Kanwil Kemenag Riau langsung menggelar kegiatan Halal Bihalal di
Aula Utama Kanwil Kemenag Riau.
Hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Riau Dr H
Mahyudin MA, Panitia Penyelenggara HM Saman S Sos M SI, Kabag TU, Kepala
Bidang, Pembimas, Kasubbag, Kasi, Karyawan dan Karyawati di Lingkungan Kanwil
Kemenag Riau, serta DWP Kemenag Riau. Acara diisi dengan siraman rohani dan
ditutup dengan salam- salaman untuk saling melebur salah dan silaf selama ini.
Mahyudin dalam sambutannya menyebutkan, halal bihalal
digelar dalam rangka memberi ruang bagi ASN Kemenag Riau untuk saling memaafkan
sekaligus memotivasi pegawai untuk kembali bekerja.
“Hari pertama
memasuki kantor setelah cuti bersama hari raya Idul Fitri 1440 H/ 2019
M. Disuasana Idul Fitri Untuk tingkatkan silaturrahmi keluarga besar Kemenag
Riau kita langsung mengadakan halal bihalal sekaligus untuk melebur semua
kesalahan dengan saling memaafkan. Setelah ini seluruh ASN memulai pekerjaan
dengan motivasi yang tinggi dan lebih baik lagi, karena hikmah setelah Ramadhan
adalah menjadikan ASN lebih disiplin dalam segala hal,” ungkap Mahyudin.
Ditambahkan ketua panitia penyelenggara, Saman, pelaksanaan
halal bihalal dihari pertama kerja sudah diagendakan dalam rangka memaksimalkan
silaturrahmi antara pegawai sebelum kembali focus melaksanakan pekerjaan
sehari- hari sebagai ASN.
“Alhamdulillah selesai ucapa kita langsung mengikuti halal
bihalal dalam rangka mereka kembali hubungan ukhwah diantara sesame pegawai
Kemenag. Ini dilatarbelakangi karena masing- masing kita banyak yang mudik
sehingga tidak sempat mendatangi rumah kawan- kawan kita untuk bersilaturrahmi,
untuk itu melalui kegiatan ini dapat bertemu langsung dan saling melebur
kesalahan yang telah lalu. Memulai hubungan dari awal dangan baik, tanpa ada
rasa tidak senang, rasa sakit hati dan lainnya. Semua penuh dengan kasih sayang,”
ucapnya.
Sementra itu dalam tausiah yang disampaikan oleh Dr H Karim
Ibrahim MA, halal bihalal yang digelar pada bulan syawal setelah Hari Raya Idul
Fitri menitik beratkan pada lahirnya kembali kasih sayang antar sesama. Kasih sayang
yang merupakan modal utama yang diberika oleh Allah SWT kepada umatnya namun telah
banyak terkikis oleh prasangka dan kebencian.
“Untuk itu, melalui momentum halal bihalal ini mari kita
tingkatkan rasa kasih sayang antar sesama, kasih sayang itu akan datang melalui
ibadah, doa dan saling memaafkan atau menjauhi rasa benci,” ucapnya.
(mus/ana/mega/tarom)