0 menit baca 0 %

Hari Pertama Masuk Kerja, Kehadiran Pegawai Kemenag Kampar 100%

Ringkasan: Kampar (Inmas) Hari pertama masuk kerja, angka kehadiran Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar mencapai 100%. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, usai menjadi Pembina apel pagi, hari kamis (21/06/2018) diruang terbuka Kantor Kementer...
Kampar (Inmas) – Hari pertama masuk kerja, angka kehadiran Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar mencapai 100%. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, usai menjadi Pembina apel pagi, hari kamis (21/06/2018) diruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Alfian mengatakan, kita sangat bangga dan bahagia atas kedisiplinan yang telah dilakukan oleh para Pegawai kita, terutama yang berada dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. untuk itu, kita mengucapkan terima kasih yang se besar-besarnya. Dalam kesempatan tersebut Alfian juga menghimbau kepada seluruh pegawai untuk tersu memupuk tali silaturrahim seraya meningkatkan rasa kebersamaan, keakraban antar sesama pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Apalagi nuansa hari raya iedul fitri ini identik dengan halal bil halal atau saling maaf memaafkan. Hari raya Iedul Fitri ini adalah hari bergembira dan hari bersuka cita bagi umat Islam di berbagai pelosok dan penjuru dunia. Gembiralah karena telah selesai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Rayakan hari besar Islam ini dengan penuh gembira dan suka cita. Jangan dirayakan dengan pesta pora. Bukan pula dengan melampiaskan hawa nafsu sepuas-puasnya. Dan juga tidak dengan memamerkan baju baru, sepatu baru serta dengan beraneka ragam kue yang enak, ungkap Alfian. Akan tetapi rayakan hari kemenangan sesuai tuntunan Allah dan Rasul, yaitu dengan merealisasikan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan jalan meningkatkan silaturrahim dan menjalin hubungan baik sesama umat. mari kita sama-sama fakfu wasfahu, saling memaafkan antara anak dengan orang tua, Istri dengan Suami, kemenakan dengan mamak, antara sanak famili, keluarga dan karib kerabat serta antar sesama. Semoga Allah Swt, meredhoi setiap langakh kita, dan kita menjadi insan yang muttaqin, pungkas Alfian. (Ags/Usm)