Pekanbaru (Inmas) – Hari pertama beraktivitas setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadhan dan cuti bersama memperingati Hari Raya Idul Fitri 1437H/ 2016M, dimulai pada hari ini, Senin (11/7). Seperti biasanya, pemerintah selalu memberikan peringatan sebelum cuti bersama untuk masuk tepat waktu dan bagi PNS yang mangkir tanpa alasan pada hari pertama kerja akan diberikan ganjarannya.
Kepala Bagian Tata Usaha, H.M. Saman, M.Si melakukan sidak di dua tempat yang berbeda didampingi oleh Kasubbag Informasi dan Humas, H. Darwison, MA. Sidak pertama dilakukan di KUA Kecamatan Rumbai Pesisir yang terletak di Jl. Gabus Raya no. 5, Rumbai. Sidak yang dilakukan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu ini tentunya cukup mengagetkan pegawai yang sedang bertugas sesuai tupoksinya.
Pada saat sidak, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, HM. Saman, M.Si mengadakan dialog dengan beberapa orang pegawai untuk mengetahui jumlah pagawai yang hadir dan tidak hadir pada hari pertama bekerja.
“Pada kesempatan ini, cukup menggembirakan di KUA Rumbai Pesisir ini hampir seluruh pegawainya sudah masuk dan memulai aktivitasnya dan hanya 1 orang yang tidak hadir dikarenakan cuti. Mudah-mudahan pelayanan kepada masyarakat sudah dapat dimulai serta memberikan pelayanan prima,” harap Saman.
Setelah selesai melaksanakan sidak di KUA Rumbai Pesisir, perjalanan kemudian dilanjutkan ke KUA Rumbai yang bertempat di jl. T. Kasim Perkasa Palas Rumbai Pekanbaru. Di KUA Rumbai pun sudah terlihat beberapa pegawai melaksanakan pekerjaannya dalam hal pelayanan kepada masyarakat.
“Sejauh ini kedua tempat yang kita kunjungi persentase pegawainya sudah cukup memuaskan, terlihat dari form yang dibawa sebagai pendataan pegawai yang sudah masuk pada hari pertama kerja ini. Dimana form ini akan langsung dikirim ke Kemenpan sebagai bukti PNS Kemenag sudah sesuai dengan aturan, “ jelas Bapak 2 orang anak ini.
Selain sidak meninjau kehadiran pegawai, Saman juga mengkritisi kedua KUA ini mengenai sarana dan prasarana yang sudah tak terawat dan mengenai kebesihan tempat tersebut.
“Saya mengimbau kepada KUA agar tetap menjaga kebersihan dan penataan ruangan yang teratur dan rapi, sehingga masyarakat akan lebih nyaman pada saat datang dan memerlukan pelayanan KUA,” himbau Saman.
Hal senada juga diungkapkan oleh H. Darwison yang mendampingi HM. Saman mengatakan bahwa tidak perlu KUA yang bermewahan tetapi yang terpenting itu bersih, rapih, dan teratur sebagai salah satu kenyamanan yang akan diberikan kepada masyarakat. (nvm)