0 menit baca 0 %

Hari ketiga, Final Musabaqah Cabang Fahmil Qur an MTQ XXXVIII Tingkat Prov. Riau Dilombakan

Ringkasan: Kampar (Inmas)- Hari ketiga, Musabaqah cabang Fahmil Qur an MTQ XXXVIII tingkat Prov. Riau memasuki babak final. Pelaksanaan final cabang fahmil quran dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarun Nahdhah Bangkinang pada hari ini Rabu, (27/11/2019).

Kampar (Inmas)- Hari ketiga, Musabaqah cabang Fahmil Qur an MTQ XXXVIII tingkat Prov. Riau memasuki babak final. Pelaksanaan final cabang fahmil quran dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarun Nahdhah Bangkinang pada hari ini Rabu, (27/11/2019). Demikian dikatakan oleh koordinator cabang fahmil quran, Drs. H. Zukirman yang didampingi sekretaris cabang fahmil quran, Drs. Madjais kepada Humas Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar hari ini Senin, (02/12/2019)

Regu yang tampil pada babak final cabang fahmil Quran ini, terdiri dari 8 regu dengan nomor peserta, FQ.06, FQ.12, FQ.14, FQ.20, untuk golongan putra. Semantara untuk golongan putri dengan nomor peserta, FQ.03, FQ.09, FQ.17 dan FQ.21. Tampil pada sesi pertama untuk golongan putra, kemudian dilanjutkan sesi yang kedua untuk golongan putri.

Dalam pelaksanaan lomba pada sesi pertama untuk golongan putra berjalan dengan alot dan sengit. Dimana peserta FQ.14 yang merupakan utusan dari Kabupaten Pelalawan berhasil mengungguli peserta lainnya dalam soal paket dan lemparan, dengan jumlah nilai 1.050. Sementara rivalnya dengan nomor peserta FQ. 20 dari Kabupaten Siak dengan jumlah nilai 730.

Ketika berlanjut pada soal lontaran terjadi pengejaran perolehan angka oleh peserta FQ.20 dari Kabupaten Siak, dengan menjawab 4 pertanyaan soalan lontaran dengan menambah 400 poin,  dengan skore akhir 1.130. Kemudian dalam soal lontaran peserta FQ. 14 dari Kabupaten Pelalawan hanya berhasil menjawab 1 soal lontaran, dan berhasil menambah 100 poin, dengan skore akhir 1.150.

Dengan demikian peserta FQ. 14 dari Kabupaten Pelalawan berhasil menjadi juara pertama, dengan selisih tipis 20 poin dari  utusan Kabupaten Siak dan meraih  juara kedua, dan FQ. 06 utusan dari Kabupaten Indragiri Hulu sebagai juara ketiga, dengan nilai akhir 930.

Pada sesi kedua final  dilanjutkan untuk golongan putri, dan perlombaan cabang fahmil Quran untuk golongan putri ini tidak jauh berbeda dengan golongan putra karena disini terjadi saling kejar mengejar angka sehingga perlombaan menjadi alot dan membuat masing- masing oficial dan penonton menjadi tegang, karena banyaknya pengurangan angka ketika menjawab soalan lontaran.

Hal ini terjadi pada peserta FQ. 17 dari Kabupaten Siak sudah unggul terlebih dahulu dengan nilai 1,030 poin, akhirnya  melorot  830 poin, karena adanya kesalahan dalam menjawab pertanyaan lontaran. Seandainya tidak ada kesalahan dalam menjawab pertanyaan lontaran, juara satu cabang fahmil quran putri tentu milik utusan dari Kabupaten Siak. Akhirnya nomor peserta FQ. 17 terlempar ke posisi juara tiga dengan mengoleksi 830 poin. Untuk juara pertama diraih oleh peserta utusan dari Kabupaten Kuantan Sengingi, dengan jumlah nilai 970. Juara kedua diraih  utusan dari Kota Pekanbaru dengan skore akhir 920. (Ags/Usm/Mjs)