Sungai Pakning (Kemenag) - Pelatihan Kurikulum Berbasis
Cinta yang diikuti oleh para guru MAN memasuki hari kedua pada Rabu (19/11/2025)
dan berlangsung dengan penuh antusias di MTsN 3 Bengkalis. Kegiatan yang
bertujuan memperkuat pendekatan pendidikan berbasis kasih sayang dan
pembentukan karakter ini kembali menghadirkan suasana belajar yang hangat,
interaktif, dan reflektif.
Hari kedua pelatihan menjadi semakin bermakna dengan
kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Khaidir,
yang turut menyapa para peserta sekaligus memberikan arahan dan motivasi.
Kehadiran beliau disambut hangat oleh kepala madrasah, panitia, serta para
peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Drs. H. Khaidir menekankan pentingnya
membangun iklim pendidikan yang humanis dan penuh kepedulian melalui kurikulum
yang menempatkan cinta sebagai dasar interaksi antara guru dan siswa.
โKurikulum Berbasis Cinta berarti menghadirkan ketulusan
dalam mengajar. Ketika guru menyentuh hati peserta didik dengan kasih dan
perhatian, maka proses pembelajaran akan lebih efektif, bermakna, dan
menyenangkan,โ ungkapnya.
Sesi pelatihan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan
materi,serta simulasi pembelajaran yang mendorong guru untuk menerapkan
pendekatan penguatan karakter, empati, dan komunikasi positif di kelas. Para
peserta terlihat aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan mencoba strategi yang
diperkenalkan pemateri.
Pihak madrasah mengapresiasi komitmen para guru yang tetap
bersemangat mengikuti pelatihan hingga hari kedua, serta mengucapkan terima
kasih atas dukungan Ka Kankemenag Bengkalis yang hadir secara langsung
memberikan dorongan moral.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta ini dijadwalkan berlanjut
pada sesi berikutnya dengan harapan mampu membentuk budaya belajar yang lebih
hangat, inklusif, dan membahagiakan bagi seluruh warga madrasah.