0 menit baca 0 %

Hari Kedua MTQ XV Sabak Auh, Susanto: Lima Kafilah Perebutkan Tiket Final Cabang MMQ

Ringkasan: Siak (Inmas) - Sabtu (29/02/2020), helat akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XV Kecamatan Sabak Tahun 2020 telah memasuki hari kedua.  Salah satu cabang yang diperlombakan pada hari ini adalah cabang Musabaqah Makalah Al-Qur'an (MMQ) yang dipusatkan di Aula Kampung Sabak Permai.

Siak (Inmas) - Sabtu (29/02/2020), helat akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XV Kecamatan Sabak Tahun 2020 telah memasuki hari kedua.  Salah satu cabang yang diperlombakan pada hari ini adalah cabang Musabaqah Makalah Al-Qur'an (MMQ) yang dipusatkan di Aula Kampung Sabak Permai. Cabang MMQ ini diikuti oleh lima kafilah yaitu: Bandar Sungai (Putra dan Putri), Sungai Tengah (Putra dan Putri), Sabak Permai (Putra dan Putri), Belading (Putra dan Putri), Rempak (Putra dan Putri).

Pada hari ini seluruh peserta sedang menulis sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Kepada peserta diberikan waktu selama sembilan jam untuk menyelesaikannya. Sesuai dengan ketentuan MMQ Nasional, peserta akan menulis anatara 10 sampai 15 halaman. Selama menyelesaikan tulisannya, peserta tidak diperkenankan menggunakan Wifi dan HP, namun diperkenankan untuk membawa buku sebanyak-banyaknya.

Koordinator sekaligus Hakim MMQ, Susanto menjelaskan bahwa makalah yang ditulis peserta pada hari ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak final. "Hari ini sebanyak lima kafilah akan memperebutkan tiket final MMQ. Di babak final nanti akan dipilih tiga tulisan terbaik putra dan tiga tulisan terbaik putri untuk dipresentasikan di babak final. Mudah-mudahan dengan diperlombakannya cabang MMQ di ajang MTQ Kecamatan Sabak Auh ini, dapat memotivasi peserta dan meningkatkan prestasi MMQ Sabak Auh di MTQ Kabupaten nanti", demikian kata hakim yang pernah meraih juara MMQ Nasional ini.

Sementara itu, Ketua LPTQ Sabak Auh, Rusman Habayahan berharap seluruh majelis hakim agar objektif menilai. "Saya berharap kepada Saudara Susanto dan majelis hakim lainnya agar memberikan nilai yang objektif, sehingga terpilih peserta yang betul betul layak menjadi juara", demikian harapnya kepada Hakim yang telah berpengalaman di beberapa kabupaten/kota ini. (Awl/Susanto)